Wamendagri : Penyusunan Anggaran Daerah Harus Selaras dengan RKPD

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pijarjakarta.info – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah (Pemda) di Jawa Barat (Jabar) untuk terus memperkuat konsistensi dan sinkronisasi dalam penyusunan anggaran daerah.

Ia menekankan bahwa setiap program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus disusun berdasarkan perencanaan yang matang dan termuat dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Tidak boleh ada lagi program di dalam APBD yang tiba-tiba muncul tanpa ada dasar perencanaannya di dokumen RKPD, begitu pula sebaliknya,” pesan Wiyagus dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jabar Tahun 2027 yang diselenggarakan di Bale Gede, Gedung Negara Pakuan, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, penyelarasan ini penting agar sistem perencanaan pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah berjalan berkesinambungan dan berada dalam satu arah kebijakan.

Baca Juga :  Mendes Yandri: Kolaborasi dengan Kemensos Sangat Krusial Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Oleh karena itu, dokumen perencanaan seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) hingga RKPD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, harus senantiasa mengacu pada arah pembangunan nasional.

Di sisi lain, Wiyagus juga memberikan apresiasi terhadap capaian ekonomi Jabar sepanjang 2025 yang tumbuh sebesar 5,32 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Bahkan, pada triwulan keempat, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut mencapai 5,85 persen.

Meski demikian, ia mengingatkan agar Pemda tidak cepat berpuas diri, mengingat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) masih tergolong tinggi, yakni sebesar 6,77 persen. Hal ini menjadi catatan penting agar pertumbuhan ekonomi ke depan lebih inklusif dan mampu menyerap tenaga kerja secara optimal.

“Ini menjadi catatan penting agar laju ekonomi kita ke depan lebih inklusif dan optimal dalam menyerap tenaga kerja lokal,” pesannya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Try Sutrisno

Dalam mendukung program prioritas nasional Asta Cita, Wiyagus juga mengapresiasi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta operasional unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.

Namun, ia menekankan pentingnya percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

“Sertifikasi ini adalah syarat mutlak. Bukan sekadar administrasi, melainkan jaminan keamanan pangan bagi anak-anak kita,” imbuhnya.

Wiyagus mengajak seluruh jajaran Pemda untuk terus melangkah bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Mari kita bekerja dengan penuh integritas dan tanggung jawab untuk memastikan setiap rupiah anggaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat menuju Provinsi Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera,” tandasnya. (Acym)

Berita Terkait

ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis
Satgas PKH Kembali Serahkan Uang Rp11,4 Triliun Kepada Negara
Hadapi Kemarau Panjang 2026, Menteri PU Pastikan Kesiapan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur
Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak
Mendes Yandri: Kolaborasi dengan Kemensos Sangat Krusial Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
Perkuat Tata Kelola Desa, Jamintel Konsolidasi ABPEDNAS di Karawang
Mendes dan Gubernur NTB Bersinergi Hapus Kemiskinan Ekstrem
Mendagri Tito: Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Perlu Jadi Perhatian Pemerintah Daerah
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri : Penyusunan Anggaran Daerah Harus Selaras dengan RKPD

Senin, 13 April 2026 - 20:56 WIB

ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis

Jumat, 10 April 2026 - 19:50 WIB

Satgas PKH Kembali Serahkan Uang Rp11,4 Triliun Kepada Negara

Selasa, 7 April 2026 - 20:52 WIB

Hadapi Kemarau Panjang 2026, Menteri PU Pastikan Kesiapan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:03 WIB

Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak

Berita Terbaru