Pangdam Jaya: Provokasi Picu Penyerangan Polsek Ciracas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2020 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR | JAKARTA – Penyerangan oleh sekelompok orang di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, 29/8/2020 dini hari WIB, telah membuat TNI juga turun tangan menanganinya sekarang. Pangdam Jaya Mayjen (TNI) Dudung Abdurachman menjelaskan, pemicunya adalah dugaan provokasi dibuat seorang prajurit yang mengaku dikeroyok. Dugaan provokasi tersebut dilakukan oknum Anggota berinisial MI kepada rekan rekan seangkatan.

“Dari telepon genggam Prada MI ditemukan yang bersangkutan menginformasikan ke angkatan 2017 mengaku dikeroyok, ditelepon seniornya bilang ‘dikeroyok’,” kata Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Sabtu, 29/8/2020 malam.

Menurut Dudung, kronologi yang sebenarnya terjadi adalah MI mengalami kecelakaan tunggal ketika mengendarai sepeda motor di sekitar Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Tepatnya, di dekat pertigaan lampu merah kawasan Arundina. Selain diperkuat dengan pernyataan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), lanjut dia, kecelakaan tunggal tersebut juga dibuktikan dengan rekaman gambar televisi sirkuit tertutup (CCTV) dari salah satu toko di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Penetapan Dewan Kota DKI Jakarta Periode 2024-2029 Menuai Kontroversi dan Cacat Prosedur

“Pada tayangan menit ke-37, MI terjatuh di sekitar tikungan. Tidak ada pemukulan dari belakang, depan atau pengeroyokan,” kata Dudung.

Dudung juga menyatakan, saat menghubungi seluruh rekannya, MI selain mengaku menjadi korban pengeroyokan, juga menyampaikan kalimat kotor yang dianggap mencoreng citra TNI. “Informasi di media sosial yang bersangkutan dikeroyok, dan ada beberapa kalimat yang membangkitkan emosi. Sehingga, dengan jiwa korsa berlebihan dan tidak terkendali melakukan perusakan,” terang Dudung.

Baca Juga :  Moratorium PKPU Secara Total, bentuk Upaya dari Pemerintah

Sebanyak enam dari sekitar 100 orang, kata dia, yang terlibat dalam perusakan Polsek Ciracas dan fasilitas umum di Jaktim telah menjalani pemeriksaan intensif. Polisi Militer Kodam Jayakarta kini menanganinya.

Komandan Kodim (Dandim) 05/05 Jakarta Timur, yakni Kolonel Kav Rahyanto Edy. Dia mengatakan, kejadian Polsek Ciracas diserang berawal dari kabar adanya prajurit TNI yang dikeroyok. Edy menjelaskan, Anggota TNI tersebut adalah anggota Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) atas nama Prada Ilham.

“Kejadian ini dimulai dari berita anggota Ditkumad a.n. Prd Ilham yang jatuh karena kecelakaan tunggal. Namun, isu yang berkembang dari oknum yang tidak bertanggung jawab, kejadian tersebut dikarenakan pengeroyokan,” kata Rahyanto dalam keterangan resmi Kodam Jaya, Sabtu, 29/8/2020. (Febrinal)

 

Berita Terkait

Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis
BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen
Kapolri Bersama Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi
BNN Gerebek Kampung Ambon Jakbar, Puluhan Orang dan Sabu Diamankan
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung: Kolaborasi Lintas Sektor dari Hulu ke Hilir Terus Dilakukan
Kapolri Tunjuk Irjen Asep Edi Suheri Jadi Kapolda Metro Jaya, Gantikan Irjen Karyoto
4 Bulan Menjabat, Pramono Anung Gagal Realisasikan 3 Program Janji Kampanye
Waduk Aseni Terbengkalai, Gubernur DKI Masih Bungkam
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIB

Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:47 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:45 WIB

Kapolri Bersama Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi

Jumat, 7 November 2025 - 17:44 WIB

BNN Gerebek Kampung Ambon Jakbar, Puluhan Orang dan Sabu Diamankan

Selasa, 4 November 2025 - 20:01 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung: Kolaborasi Lintas Sektor dari Hulu ke Hilir Terus Dilakukan

Berita Terbaru