Pijarjakarta.info – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat (Jakpus) melalui Kelurahan Cempaka Putih Timur yang mewakili Kota Administrasi Jakarta Pusat berhasil meraih Juara Favorit Kategori Lomba Film Pendek berjudul ‘Awas Gak Sama’ dalam ajang Jaga Desa Award 2026 yang diadakan oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Kejaksaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini memberikan apresiasi kepada daerah yang aktif menjalankan program Pembangunan desa serta mencegah penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa, yang selenggarakan di Hotel Faimont, JI. Asia Afrika No.8, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Ahad (19/4/2026).
Melalui Program Jaksa Garda Desa, Kejaksaan Republik Indonesia berkomitmen untuk memperkuat pendampingan hukum pengawasan dan edukasi kepada pemerintah desa agar Pembangunan berjalan sesuai aturan.
Acara penganugerahan tersebut turut dihadiri oleh di antaranya, Ketua Dewan Pembina (Jaksa Agung) St. Burhanuddin, Ketua Dewan Pengawas (Jaksa Agung Muda Intelijen) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M.
Hadir pula Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Kepala BGN RI Dadan Hindayana, Kepala BAPPISUS Aries Marsudiyanto, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto.
Dalam kesempatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Dr. Antonius Despinola, S.H., M.H dan Kepala Seksi Intelijen Dr. Fajar Seto Nugroho, S.H., M.H juga turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi atas capaian yang diraih oleh Kelurahan Cempaka Putih Timur.
“Melalui ajang penganugerahan ini menjadi momentum apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pembangunan desa dan pemberdayaan komunitas melalui media kreatif,” ujar Kajari Jakpus melalui Kasi Intel Fajar seto Nugroho dalam keterangan pers tertulisnya, Senin (20/4/2026).
Fajar Seto menambahkan, keberhasilan Kelurahan Cempaka Putih Timur ini sekaligus menunjukkan komitmen Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dalam mendorong inovasi komunikasi publik yang edukatif dan inspiratif.
“Keikutsertaan dan capaian ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kesadaran hukum serta meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif,” tandasnya. (Acym)









