Kejari Kotawaringin Barat Raih Predikat WBK dan Kompetisi BerAKHLAK 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah, berhasil meraih penghargaan Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Kompetisi BerAKHLAK Kejaksaan Tahun 2025.

Penghargaan WBK tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 1126 Tahun 2025.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotawaringin Barat, Dr. Nurwinardi, SH, MH, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran Kejari Kobar.

“Penghargaan predikat WBK ini kami persembahkan untuk seluruh jajaran Kejari Kobar. Berkat ketekunan, semangat, kerja keras, kekompakan, dan kebersamaan, prestasi ini dapat kami raih,” ujar Nurwinardi.

Sertifikat Penghargaan Berpredikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Kompetisi BerAKHLAK Tahun 2025 diterima langsung oleh Kajari Kobar dari Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Kejaksaan Agung (Kejagung), Dr. Rina Virawati, SH, MH, dalam acara yang berlangsung di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga :  Kajati Jabar Lantik Dua Kajari, Abun Hasbulloh Syambas jadi Kajari Kota Bandung

Acara tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH, MHum, serta para pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan Kejaksaan Agung.

Nurwinardi menegaskan bahwa penghargaan WBK merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Kejari Kobar dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Predikat WBK ini membuktikan bahwa Kejari Kobar tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang akuntabel dan transparan,” katanya.

Mantan Kajari Kepulauan Taliabu itu juga mengapresiasi seluruh pegawai Kejari Kobar atas upaya bersama selama proses pembangunan Zona Integritas WBK.

“Setelah melalui perjalanan panjang yang penuh evaluasi, perbaikan, dan komitmen bersama, akhirnya Kejari Kobar berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk komitmen yang lebih kuat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Terbitkan Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H

Nurwinardi menambahkan, Kejari Kobar siap melangkah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan menyusun Rencana Aksi Peningkatan Pasca-WBK, antara lain melalui penguatan manajemen integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, optimalisasi transparansi informasi, pengelolaan pengaduan yang responsif, inovasi berkelanjutan, perbaikan sarana dan prasarana, penguatan sumber daya manusia, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan dukungan, kritik konstruktif, dan masukan demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap masyarakat terus terlibat memberikan kritik dan masukan agar pelayanan Kejari Kobar ke depan semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan publik,” tandasnya.

Dengan capaian ini, Kejari Kotawaringin Barat menegaskan komitmennya menuju birokrasi modern yang bersih, melayani, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Acym)

Berita Terkait

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA
Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan
Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas
BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi
Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal
Penolakan Revitalisasi Tambak di Pantura, KOPAAAS: Audit Keuangan dan Aset WALHI
Sukses Gelar Lelang Serentak pada 365 Satker se-Indonesia, BPA Kejaksaan Pecahkan Rekor MURI
Kajati Sultra: Aset Daerah Harus Tertib, Aman dan Berkepastian Hukum

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:34 WIB

BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal

Senin, 28 September 2026 - 13:33 WIB

Penolakan Revitalisasi Tambak di Pantura, KOPAAAS: Audit Keuangan dan Aset WALHI

Berita Terbaru