Pencabutan PPKM, PKS: Pemerintah Terkesan Lepas Tangan dalam Penanganan Covid-19

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Januari 2023 - 03:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJARJAKARTA ~ Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani turut bersuara atas dicabutnya PPKM di seluruh Indonesia oleh pemerintah pada Jumat, 30 Desember 2022.

“Prinsip pencabutan PPKM ini harusnya saintifik dan evidence based research yang melibatkan para pakar, ahli kesehatan, dan epidemiolog. Apakah hal ini sudah dilakukan pemerintah? Jangan sampai pertimbangan yang dilakukan hanya sebatas ekonomi dan investasi,” kata Netty dalam keterangan media, Sabtu, 31 Desember 2022.

Baca Juga :  Anies Baswedan Hadiri Acara Menjadi Manusia

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Cirebon-Indramayu ini juga mengingatkan potensi lonjakan kasus Covid-19 sebagaimana yang terjadi di China.

“China saja cakupan vaksinasinya sudah di atas 90 persen tapi masih ada lonjakan kasus, bagaimana dengan Indonesia? Saat ini negara-negara lain sudah memperketat akses masuk untuk para pelancong dari China,” jelasnya.

“Indonesia juga tengah menghadapi libur sekolah dan tahun baru yang membuat mobilitas masyarakat akan meningkat signifikan. Jangan sampai justru pemerintah abai dan lepas tangan menyerahkan penanganan Covid-19 ke masyarakat,” bebernya.

Baca Juga :  PKS Terima Masukan Sistem AHS untuk Pendidikan Dokter di RUU Kesehatan

Netty juga mempertanyakan dampak dari pencabutan PPKM tersebut terhadap aspek-aspek ikutan lainnya.

“Implikasi pencabutan PPKM terhadap pembiayaan penanganan kasus Covid-19, bagaimana pemerintah melakukan mitigasinya. Begitu juga vaksin, testing dan sebagainya. Apakah hal ini akan dibebankan kepada masyarakat yang juga terdampak secara ekonomi akibat Covid-19?” ungkap Netty. [PKS/ary]

Berita Terkait

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi
Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI
DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2
Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai
Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat
Ketua MPR RI Bamsoet: MPR Akan Gelar Sidang Paripurna September 2024
HNW: Demi Keadilan, Harusnya Koreksi Juga Presidential Threshold 20 Persen
NasDem Siap Menggunakan Hak Konstitusional untuk Mengajukan Hak Angket
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:49 WIB

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi

Rabu, 19 Maret 2025 - 09:14 WIB

Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:40 WIB

DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2

Senin, 10 Maret 2025 - 17:55 WIB

Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai

Jumat, 28 Februari 2025 - 08:28 WIB

Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat

Berita Terbaru