Berkas Perkara Kasus Narkotika Dikembalikan kepada JPU, Begini Penjelasan PN Jakbar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pijarjakarta.info – Pengembalian berkas perkara kasus narkotika No. 1000/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Brt atas nama terdakwa Diki Maulana Bin Udin (Alm) oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) dan di daftarkan kembali oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat menjadi berkas No.1024/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Brt.

Humas yang juga hakim PN Jakarta Barat Muhammad Solihin, S.H menyampaikan, itu pengenbalian oleh majelis hakim berdasarkan putusan.

“Pengembalian berkas perkara No.1000 oleh majelis hakim berdasarkan putusan ya, dengan pertimbangan majelis hakim empat kali sidang terdakwanya tidak di hadirkan,” kata Solihin kepada para pewarta di PN Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026).

Solihin menambahkan, ketika putusan memang terdakwanya juga tidak hadir ke persidangan.

“Kalau soal berkas di limpahkan kembali itu sudah menjadi kewenangan jaksa,” terang Hakim pernah bertugas di PN Tebing Tinggi, Sumatera Utara itu.

Ia juga menjelaskan, kalau ditunjuk majelisnya juga sama, itu sudah kewenangan Ketua Pengadilan.

“Penetapan harus di hari yang sama dengan dilimpahkan berkasnya. Tanggal 23 Desember dikembalikan kemudian 24 Desemeber dilimpahkan kembali, jadi bukan di hari yang sama,” terangnya.

Baca Juga :  LQ Indonesia Lawfirm dan Natalia Rusli Jadi Saling Lapor

Jadi kalau penetapan majelis hakim itu di hari yang sama berkas itu dilinpahkan, imburnya seraya melanjutkan, dan yang menetapkan adalah Ketua Pengadilan.

“Itu semua sudah sesuai, dan kalau istilah sidang cepat itu tidak ada, tapi sesuai hukum acara, kalau memang faktanya sidang nya ya memang hukum acaranya berjalan,” ucapnya.

Mungkin ketika dakwaan tidak ada eksepsi, ia melanjutkan, dan saksinya di hadirkan semua, langsung pemeriksaan terdakwa dan langsung tuntutan.

“Kalau soal jadwal sidangnya saya rasa, beberapa kali sidang. Kalau jadwal dari pelimpahan berkas, sidang pertama beberapa kali sidang dan tidak di hari yang sama,” tandasnya.

Berkas Perkara Dikembalikan dan Dilimpahkan Kembali Oleh JPU

Dengan majelis hakim yang sama dalam perkara 1024/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Brt yang diketuai oleh majelis hakim Aria Verronica Adhi Satrija Nugroho dan Febri Purnamavita, JPU Riris Nurlince Simanjuntak dari Kejaksan Tinggi (Kejati) DKJ menyatakan dalam surat tuntutannya yang dibacakan pada Kamis, 15 Januari 2026.

Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan:

Menyatakan terdakwa Diki Maulana Bin Udin (alm) telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan Idalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5gram, sebagaimana dalam dakwaan kesatu Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika JO Pasal 3 ayat (1) UURI No.1 Tahun 2023 Tentang KUHP JO UU No.1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Sebagai Tersangka Perkara Tambang Nikel di Sultra

Menuntut terdakwa Diki Maulana Bin Udin (alm) dengan Pidana penjara selama 9 tahun. Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan membayar denda Rp1 miliar.

“Apabila dalam jangka waktu 3 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap tidak dibayar terpidana, maka kekayaan atau pendapatan terpidana disita dan dilelang oleh jaksa untuk melunasi pidana denda yang tidak dibayar, jika penyitaan dan pelelangan kekayaan atau pendapatan terpidana tidak cukup atau tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, maka pidana denda yang tidak dibayar tersebut diganti dengan pidana penjara selama 190 hari,” terang JPU Riris dalam surat tuntutannya. (Acym)

Berita Terkait

Kejari Jakpus Berhasil Tangkap Indah Harini, Terpidana Kasus Penggelapan dan TPPU
Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Sebagai Tersangka Perkara Tambang Nikel di Sultra
Produser Film ‘Sang Pengadil’ Agung Winarno Jadi Tersangka TPPU Zarof Ricar
Kejati Kaltim Tahan Mantan Kadistamben Kabupaten Kukar Terkait Kasus Tambang
Sidang Korupsi dan TPPU Korporasi PT Duta Palma Group, Atase Kejaksaan dari Singapura Jadi Saksi
Kejari Jakarta Utara Tetapkan Enam Tersangka Dugaan Korupsi Pembelian Tanah Oleh Perumda di Cilincing
Kejari Jakarta Utara Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Penerbitan Sertifikat VGM
Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka Judol dan Barang Bukti Rp55 Miliar kepada Penuntut Umum
Berita ini 336 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Kejari Jakpus Berhasil Tangkap Indah Harini, Terpidana Kasus Penggelapan dan TPPU

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Sebagai Tersangka Perkara Tambang Nikel di Sultra

Rabu, 15 April 2026 - 21:51 WIB

Kejati Kaltim Tahan Mantan Kadistamben Kabupaten Kukar Terkait Kasus Tambang

Selasa, 14 April 2026 - 20:03 WIB

Sidang Korupsi dan TPPU Korporasi PT Duta Palma Group, Atase Kejaksaan dari Singapura Jadi Saksi

Sabtu, 11 April 2026 - 16:41 WIB

Kejari Jakarta Utara Tetapkan Enam Tersangka Dugaan Korupsi Pembelian Tanah Oleh Perumda di Cilincing

Berita Terbaru