Kuasa Hukum Penggugat Herman Darman Ajukan Permohonan Eksekusi Putusan Perdata Ke Pengadilan Negeri Tangerang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 4 November 2025 – Kantor Hukum Madsanih Manong & Rekan melalui kuasa hukumnya, Madsanih, S.H., M.H. dan Reza Muhammad Irfan, S.H., secara resmi mengajukan permohonan eksekusi pengosongan atas putusan perkara perdata Nomor 95/Pdt.G/2023/PN.Tng Jo Nomor 134/PDT/2024/PT BTN kepada Ketua Pengadilan Negeri Tangerang Kelas IA.

Permohonan tersebut diajukan untuk dan atas nama klien mereka, Herman Darman, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang bertindak sebagai Penggugat dalam perkara dimaksud. Adapun permohonan ini didasarkan pada putusan Pengadilan Negeri Tangerang tertanggal 29 April 2024 yang telah dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Banten melalui putusan Nomor 134/PDT/2024/PT BTN pada tanggal 23 Juli 2024, dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Objek Perkara
Objek sengketa yang dimohonkan untuk dieksekusi berupa empat bidang tanah dengan total luas 804 meter persegi, yang terletak di Jalan Delima Mas No. 25, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Keempat bidang tanah tersebut masing-masing terdaftar atas nama Herman Darman dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 501, 5669, 5670, dan 5671, sebagaimana tercatat di Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Koalisi Desak Presiden dan DPR Cabut Perppu Cipta Kerja

Tahapan Aanmaning
Berdasarkan keterangan dalam surat permohonan, diketahui bahwa tahapan aanmaning (teguran) telah dilakukan oleh Pengadilan Negeri Tangerang sebanyak tiga kali, yaitu:
• Aanmaning pertama pada 11 Februari 2025,
• Aanmaning kedua pada 30 April 2025, dan
• Aanmaning ketiga pada 19 Juni 2025.

Namun demikian, hingga tanggal diajukannya surat permohonan eksekusi, pihak Termohon Eksekusi, yaitu A.N. Nugraha, belum melaksanakan isi putusan secara sukarela.

Amar Putusan
Dalam amar putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 95/Pdt.G/2023/PN.Tng, majelis hakim antara lain memutuskan untuk:
1. Menolak eksepsi tergugat untuk seluruhnya.
2. Mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian.
3. Menyatakan bahwa objek sengketa adalah sah milik penggugat, Herman Darman.
4. Menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum (onrechtmatige daad).
5. Menghukum tergugat untuk mengosongkan dan menyerahkan tanah objek sengketa kepada penggugat dalam keadaan kosong dan baik.
6. Menghukum tergugat membayar biaya perkara sebesar Rp10.300.000,-.

Baca Juga :  Kejari Samarinda Tahan 8 Tersangka KUR Fiktif BRI yang Rugikan Negara Rp1,4 Miliar

Putusan tersebut kemudian dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Banten melalui Putusan Nomor 134/PDT/2024/PT BTN tertanggal 23 Juli 2024, yang sekaligus menghukum pembanding untuk membayar biaya perkara tingkat banding sebesar Rp150.000,-. Karena pihak tergugat tidak mengajukan kasasi, maka putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap.

Permohonan Eksekusi
Dalam surat permohonannya, pihak kuasa hukum menyampaikan bahwa langkah eksekusi dilakukan karena tidak adanya itikad baik dari pihak termohon eksekusi untuk mematuhi putusan pengadilan.

“Hingga saat ini Termohon Eksekusi belum melaksanakan isi putusan secara sukarela. Oleh karena itu, kami memohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Tangerang untuk segera melaksanakan eksekusi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Madsanih, S.H., M.H., dalam surat permohonannya.

Permohonan tersebut merupakan tindak lanjut atas seluruh proses hukum yang telah dijalankan sejak tahun 2023, dan menjadi upaya akhir pihak penggugat untuk memperoleh hak kepemilikan atas tanah yang telah ditetapkan sah berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Berita Terkait

Satgas PKH Kembali Serahkan Rp13,2 Triliun ke Kas Negara dan Masuk Tahap VIII
Saksi Tata Sugianto: Permintaan Ganti Rugi Rp350 Juta Disampaikan Bangun Paulus pada Pertemuan di Puri Mall
Berkas Perkara Lengkap, Dadan Hindayana Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Pusat
Kredit Fiktif Bank BRI, Maria Lastry Gultom Divonis 8 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp122 Miliar
Merasa Takut dan Terpaksa, Saksi Vinsen Akui Transfer Total Rp80 Juta ke Bangun Paulus Tudungta
Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel, Kejagung Tangkap Mantan Sekjen ESDM Teguh Pamudji
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara
Terbukti Lakukan Penipuan Bisnis Batu Bara, Lidya Wirawan Ditangkap Satgas SIRI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Satgas PKH Kembali Serahkan Rp13,2 Triliun ke Kas Negara dan Masuk Tahap VIII

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Saksi Tata Sugianto: Permintaan Ganti Rugi Rp350 Juta Disampaikan Bangun Paulus pada Pertemuan di Puri Mall

Selasa, 29 September 2026 - 20:58 WIB

Berkas Perkara Lengkap, Dadan Hindayana Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Kredit Fiktif Bank BRI, Maria Lastry Gultom Divonis 8 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp122 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 08:34 WIB

Merasa Takut dan Terpaksa, Saksi Vinsen Akui Transfer Total Rp80 Juta ke Bangun Paulus Tudungta

Berita Terbaru