Wow! DPS Pemilu 2019 DKI Ditemukan Bermasalah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juli 2018 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik menemukan masalah pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019 di Jakarta. Data NIK dan KK ditemukan invalid sebanyak 1.243.896 dan data ganda 27.178 pemilih.

Taufik menyebutkan, temuan tersebut harus segera diselesaikan oleh penyelenggara pemilu. Pihaknya akan segera menyerahkan temuan tersebut ke KPU DKI, Bawaslu DKI, dan Disdukcapil DKI.

“Nanti Sabtu (21/7), kami akan antarkan,” terang Taufik di Jakarta, Kamis (19/7/18).

Atas temuannya tersebut, KPU DKI diminta segera melakukan perbaikan data invalid. Dukcapil DKI, KPU DKI, dan Bawaslu DKI mesti koordinasi untuk merapikan data Pemilih.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Temani Presiden Jokowi Menanam Mangrove

Ditegaskannya, temuan tersebut merupakan awal sisiran tim Gerindra di ibu kota. Data itu ditemukan atas salinan DPS bentuk naskah asli elektronik (soft copy).

Kemudian, dengan format excel dari sistem data pemilih (Sidalih) yang diberikan secara resmi oleh KPU DKI, kepada partai politik.

“Salinan DPS yang diberikan tidak menampilkan informasi NIK dan NKK pemilih secara utuh. Ini ada niat mau curang,” jelas Wakil Ketua DPRD DKI itu.

Niat curang tersebut, sambung Taufik, mengakibatkan amburadulnya data pemilih dalam DCS. Menurutnya, saat ini belum masuk ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) sehingga masih ada waktu perbaikan.

“NIK dan KK identitas yang tak terpisahkan. Ini juga, ada banyak NIK yang tak bisa dibuka,” ujarnya.

Baca Juga :  Akibat Hukum Apabila Perusahaan BUMN Dinyatakan Pailit

Taufik menyayangkan, problem ini tak kunjung selesai setiap kali pesta demokrasi. Oleh karenanya Dukcapil DKI, KPU DKI, dan Bawaslu DKI mesti koordinasi untuk merapikan data Pemilih.

Dirinya juga mempertanyakan, NIK dan NKK empat angka terakhir tak bisa dibuka. KPU beralasan, itu sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 Tahun 2018 tentang penyusunan daftar pemilih.

“Saya mengajak, bersama-sama bersihkan data pemilu. Kami, ingin data pemilih bersih,” Taufik menegaskan.

Kalau DPS Pemilu 2019 di Jakarta bermasalah, bagaimana dengan daerah lainnya?

Berita Terkait

Habib Bahar Smith Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Bambang dan Fatur
BRI Sudirman 1 Perkuat Kepedulian Sosial, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Pengemudi Ojol
Permohonan Pembuatan Drainase di RT 007/RW 008 Semanan Belum Mendapat Respons, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK
Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha
Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis
BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Habib Bahar Smith Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Bambang dan Fatur

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:52 WIB

BRI Sudirman 1 Perkuat Kepedulian Sosial, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Pengemudi Ojol

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45 WIB

Permohonan Pembuatan Drainase di RT 007/RW 008 Semanan Belum Mendapat Respons, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak

Senin, 18 Mei 2026 - 19:40 WIB

SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:43 WIB

YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK

Berita Terbaru