Uang Tunai Rp21 T Disiapkan BI Jabar untuk Ramadan Tahun Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2020 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Selama Ramadan dan Idul Fitri 2020 di tengah pandemi virus corona, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat menyiapkan kebutuhan uang tunai sebesar Rp21,66 triliun.

Jumlah tersebut, kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar Herawanto, turun sebesar 11,2 persen secara secara tahunan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebesar Rp24,39 triliun.

“Jumlah tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama Ramadan, libur Idul Fitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi covid-19, termasuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” sebut dia dalam siaran pers, Kamis (14/5/2020).

Lebih lanjut Herawanto mengungkapkan kebutuhan uang tunai tertinggi pada periode Ramadan tahun ini terjadi di wilayah Priangan (di luar Bodebek) sebesar Rp14,90 triliun, diikuti oleh Priangan Timur sebesar Rp2,72 triliun dan Cirebon, Indramayu, Majalaya dan Kuningan sebesar Rp4,04 triliun.

Baca Juga :  Pemprov Jatim Percepat Penyaluran Dana Desa

Dari sisi permintaan, pada Ramadan 2020 diperkirakan sebesar Rp14,90 triliun atau meningkat 9,6 persen dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya. Di sisi lain, layanan kas keliling pun tahun ini ditiadakan karena kondisi pandemi corona.

“Sejalan dengan upaya menekan penyebaran covid-19, layanan penukaran uang kepada masyarakat hanya disediakan melalui loket di bank,” pungkas Herawanto.

Di wilayah Jawa Barat, BI bekerja sama dengan bank telah menetapkan 559 titik layanan penukaran selama bulan Ramadan 2020.

Baca Juga :  Aturan Isi Ulang e-Money Dimodifikasi

Menurut Herawanto, BI telah berkoordinasi dengan perbankan agar memberikan layanan tetap menegakkan protokol pencegahan covid-19, terutama di masa PSBB.

Kemudian, dałam rangka mendukung penyiapan uang tunai dan kelancaran layanan penukaran uang, BI bagian Jabar telah menyusun strategi secara internal dan eksternal.

Secara internal, pihaknya melakukan penyediaan uang yang layak edar dan higienis untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dengan melakukan karantina uang selama 14 hari sebelum diedarkan, menyemprot disinfektan pada sarana dan prasarana pengolahan uang.

Sementara dari sisi eksternal, BI berkoordinasi dengan perbankan melakukan langkah-langkah untuk menjaga ketersediaan uang di ATM. [bro]

Berita Terkait

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen
Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik
Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia
Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional
Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha
Koordinasi Kebijakan Dorong Rupiah Menguat, Bank Mandiri Soroti Rebound IHSG
Geotermal untuk Masa Depan Energi Nasional, Namun Investasi Belum Menarik
ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:49 WIB

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:47 WIB

Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:31 WIB

Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:29 WIB

Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru