Hadiri Simulasi Pembukaan Mal, Anies Minta Patuhi Protokol Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2020 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA– Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan pusat perbelanjaan (non-food) untuk membuka usahanya pada pekan ketiga, yaitu Senin (15/6/2020) mendatang.

Terkait itu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri undangan simulasi pembukaan pusat perbelanjaan dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta di Emporium Pluit Mal, Jakarta Utara, Kamis (11/6).

Dalam kunjungannya tersebut, Anies menjelaskan bahwa pengelola mal harus memastikan pengunjung dan pekerja yang ada di pusat perbelanjaan harus disiplin mematuhi segala jenis protokol yang telah ditetapkan.

“Kami jajaran Pemprov DKI memenuhi undangan dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta untuk menyaksikan simulasi pengelolaan pengunjung pada saat pusat perbelanjaan dibuka. Pemprov sudah menetapkan bahwa 15 Juni pusat perbelanjaan akan bisa mulai beroperasi,” ucap Anies usai melakukan peninjauan.

Ia mengatakan bahwa pengelola harus memastikan pengujung dan pekerja yang ada di pusat perbelanjaan harus disiplin mematuhi segala jenis protokol yang telah ditetapkan.

“Itu artinya harus ada persiapan (protokol kesehatan dari pihak pengelola), karena kita menyadari bahwa 3 bulan kegiatan berhenti karena alasan wabah penyakit, maka pada saat mulai beroperasi, mereka (pengelola) harus beroperasi untuk tetap membuat pengunjung dan yang bekerja di tempat ini merasa aman dari wabah penyakit,” katanya.

Baca Juga :  Madsanih: Pj Gubernur DKI Jangan Mau di Bohongi 'Anak Buah'

Saat melakukan peninjauan di Emporium Pluit Mall, Anies melihat bagaimana penerapan protokol kesehatan dilaksanakan. Mulai dari pengecekan suhu tubuh untuk masuk mall, penghitungan jumlah pengunjung melalui QR Scan yang memberikan indikator 50 persen kapasitas pengunjung mall, serta pemberian tanda jarak aman antar pengunjung saat di lift juga eskalator.

“Alhamdulillah rancangannya cukup baik. Ada yang tadi perlu improvement yang nanti dilengkapi. Tapi kami percaya bila pengelola pusat perbelanjaan disiplin maka pengunjung akan ada rasa tenang, kalau pengunjung tenang maka kegiatan perekonomian di pusat perbelanjaan akan bisa bergerak,” jelas Anies.

Melalui peninjauan tersebut, ia berharap 80 mall yang masuk anggota APPBI DKI Jakarta juga mematuhi protokol kesehatan layaknya yang diterapkan di Emporium Pluit Mall sebagai acuan. Karena, lanjut Anies menyadari tiap mall memiliki karakteristik bangunan dan alur yang berbeda-beda.

“Di setiap pusat perbelanjaan punya desain dan alur keluar masuk yang berbeda-beda, maka tiap pusat perbelanjaan menerjemahkan sesuai dengan desain rancangannya. Saya berharap asosiasi memastikan mengikuti contoh yang hari ini kita lihat di tempat ini, jadikan patokan,” paparnya dia.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Tinjau Lokasi Kebakaran di Muara Angke

Meskipun pusat perbelanjaan akan dibuka pada 15 Juni nanti, namun beberapa tempat di dalam mall akan dikecualikan untuk dibuka karena potensi penyebaran yang lebih tinggi serta untuk melindungi kelompok rentan COVID-19.

Anies menyebut, diantaranya tempat-tempat tersebut adalah:
1. Tempat bermain anak dan tempat bermain temporer.
2. Tempat kebugaran.
3. Bioskop.
4. Pameran pergelaran.
5. Function hall resepsi.
6. Dan ketentuan teknis yang nanti ada rinciannya.

Sementara itu, Ketua APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat berkomitmen bahwa pihaknya dan mall yang ada dalam naungan APPBI DKI akan berpegang teguh pada protokol kesehatan yang disosialisasikan Pemprov DKI Jakarta.

Pihaknya juga tadi mendapatkan arahan dari Gubernur DKI tentunya ini akan disampaikannya kepada seluruh anggota Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan di DKI, yang jumlahnya 80 pusat belanja untuk melengkapi dan menyempurnakan persiapan untuk menuju pembukaan.

“Kami tentu akan memastikan agar mall yang berada di naungannya menjalankan protokol kesehatan. Meskipun kegiatan ekonominya berjalan, namun resiko penyebaran COVID-19 tetap kita tekan,” pungkasnya. (ivan)

Berita Terkait

BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen
Kapolri Bersama Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi
BNN Gerebek Kampung Ambon Jakbar, Puluhan Orang dan Sabu Diamankan
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung: Kolaborasi Lintas Sektor dari Hulu ke Hilir Terus Dilakukan
Kapolri Tunjuk Irjen Asep Edi Suheri Jadi Kapolda Metro Jaya, Gantikan Irjen Karyoto
4 Bulan Menjabat, Pramono Anung Gagal Realisasikan 3 Program Janji Kampanye
Waduk Aseni Terbengkalai, Gubernur DKI Masih Bungkam
Maraknya Pelanggaran Tata Ruang Jakarta: Ancaman Korupsi dan Banjir Mengintai
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:47 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:45 WIB

Kapolri Bersama Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi

Jumat, 7 November 2025 - 17:44 WIB

BNN Gerebek Kampung Ambon Jakbar, Puluhan Orang dan Sabu Diamankan

Selasa, 4 November 2025 - 20:01 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung: Kolaborasi Lintas Sektor dari Hulu ke Hilir Terus Dilakukan

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:03 WIB

Kapolri Tunjuk Irjen Asep Edi Suheri Jadi Kapolda Metro Jaya, Gantikan Irjen Karyoto

Berita Terbaru