Habib Bahar Smith Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Bambang dan Fatur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR JAKARTA – Habib Bahar Smith mendesak aparat kepolisian segera menangkap dan mengadili pelaku pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan (59) dan melukai Faturohman (18). Ia juga menyatakan akan mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas.

Pernyataan itu disampaikan Bahar melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, pemimpin Majelis Pembela Rasulullah itu menyebut Bambang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan saat aksi unjuk rasa.

“Saya bakal kawal kasus-kasus ini, Bapak Bambang dan Fatur. Bapak Bambang sampai meninggal dunia, itu dikeroyok, dianiaya. Pelakunya wajib ditangkap dan diadili,” kata Bahar dalam video tersebut.

Baca Juga :  Jelang New Normal, Dishub Kalideres Gelar Sosialisasi Protokol Kesehatan

Bahar juga mendesak aparat menindak pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Dalam pernyataannya, ia menyebut nama sejumlah organisasi masyarakat, termasuk GRIB Jaya dan PWI.

Ia menegaskan tidak akan gentar menghadapi pihak mana pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

“Siapapun yang berbuat kemungkaran, kumpulin semua jadi satu. Lawan ana,” ujar Bahar.

Bahar juga menyatakan dirinya akan berada di pihak masyarakat dalam mengawal kasus tersebut.

“Saya bakal ada di sisi rakyat. Ketika mereka berada di sisi penguasa, saya berada di sisi rakyat,” katanya.

Pernyataan Bahar kemudian mendapat beragam respons dari warganet. Salah satu dukungan datang dari Nancy Angela Hendriks, yang dikenal sebagai istri Panglima Manguni.

Baca Juga :  PSBB Transisi di DKI Berlanjut ke 22 November agar Covid-19 Kian Terkendali

Melalui akun media sosialnya, Nancy menulis, “Kal ini gw setuju sama ente bib.”

Korban Pengeroyokan

Bambang Setiawan (59) dan Faturohman (18) dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dalam aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026 di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Dalam insiden tersebut, Bambang dilaporkan meninggal dunia, sementara Faturohman mengalami luka parah.

Kasus pengeroyokan tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan keterlibatan pihak atau kelompok tertentu dalam peristiwa itu masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan. (uci)

Berita Terkait

BRI Sudirman 1 Perkuat Kepedulian Sosial, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Pengemudi Ojol
Permohonan Pembuatan Drainase di RT 007/RW 008 Semanan Belum Mendapat Respons, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK
Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha
Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis
BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen
Kapolri Bersama Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Habib Bahar Smith Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Bambang dan Fatur

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:52 WIB

BRI Sudirman 1 Perkuat Kepedulian Sosial, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Pengemudi Ojol

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45 WIB

Permohonan Pembuatan Drainase di RT 007/RW 008 Semanan Belum Mendapat Respons, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak

Senin, 18 Mei 2026 - 19:40 WIB

SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:43 WIB

YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK

Berita Terbaru