Pijarjakarta.info – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Mikha resmi diresmikan di wilayah RT 04 RW 04, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026). Kehadiran dapur tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah.
Peresmian SPPG Dapur Mikha dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintahan, aparat TNI-Polri, hingga unsur masyarakat setempat. Program ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M mengatakan bahwa keberadaan dapur SPPG merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pemerintah untuk memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak Indonesia, sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Rektor Universitas Tarumanagara sekaligus Ketua Yayasan Baitul Makmur Sudiro itu menjelaskan, selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, keberadaan SPPG juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar.


“Dengan adanya SPPG ini, kami juga ingin membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar,” kata Ahmad Sudiro.
Ia menambahkan, dalam operasionalnya pihak pengelola mengutamakan standar higienis dan sanitasi. Seluruh relawan yang terlibat juga melalui proses seleksi ketat, termasuk wajib memiliki SKCK dan bebas narkoba, sehingga diharapkan mampu menjadikan SPPG Dapur Mikha sebagai dapur unggulan.
Setiap harinya, SPPG Dapur Mikha diketahui mampu menyediakan sekitar 3.500 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi anak-anak, peserta didik, ibu balita, ibu menyusui, serta posyandu setempat.
“Mudah-mudahan minggu ini kita mulai mendistribusikan, sambil menunggu arahan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan kami juga sedang mengunggah data untuk kelengkapan para penerima manfaat. Insya Allah lebih cepat lebih baik,” jelasnya.

Menurut Ahmad Sudiro, program MBG juga berdampak pada tumbuhnya sirkulasi ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar wilayah Semanan.
“SPPG dapur ini terbukti membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitarnya walaupun memang sangat terbatas, kemudian tumbuh sirkulasi pertumbuhan ekonomi dan UMKM sebagai pemasok bahan baku melalui supplier koperasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan rencana pembangunan 10 unit SPPG secara bertahap di wilayah Kelurahan Semanan.
“Insya Allah dari 10 unit yang kita bangun itu secara bertahap, kami akan membangun SPPG satu per satu agar kemanfaatannya semakin banyak terutama di wilayah Kelurahan Semanan,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Staf Ahli Kasad Mayjen Prof Dr Budi Pramono, Deputi Dayamas BNN RI Brigjen Pol Edi Swasono, Ketua Yayasan Tarumanagara Dr Ariawan Gunardi, anggota DPRD DKI Jakarta Ahmad Ruslan, Dandim 0503/JB Letkol Inf Saputra Hakki, Wakapolres Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, serta sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan unsur RW/RT setempat.











