PijarJakarta.Info – Tingkatkan sinergitas antara lembaga penegak hukum, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar pertandingan olahraga tenis meja persahabatan, Jumat (31/10/2025).
Menurut Plt Wakil Jaksa Agung RI, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH, MH, pertandingan persahabatan Tenis meja Club Adyaksa dengan tim tenis meja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), merupakan wujud sinergisitas antara kedua kedua lembaga penegak hukum.
“Jadi ini merupakan program Adyaksa Tenis club Kejaksaan Agung yang juga merupakan bagian dari Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA). Kami mencoba, terus menjalin sinergisitas dan kekompakan dan keakraban sesama Aparatur Penegak Hukum. Terutama bagi pecinta olahraga tenis meja,”kata ketua Umum Adyaksa Tenis Club, Asep Nana Mulyana di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).
Asep berharap melalui pertadingan persahabatan ini, kerinduan para jaksa yag bertugas di KPK akan terobati. Apalagi ada yang bertugas di KPK hingga belasan tahun.
“Ini juga bisa menghapus kerinduan para jaksa yang bertugas di KPK. Apalagi KPK salah satu lembaga yang banyak ditempati atau jaksa yang ditugasi pimpinan disini (KPK),” ungkap Asep.
Bukan hanya itu saja, lanjut Asep, para jaksa di KPK dan Kejaksaan juga bisa bebagai pengalaman tentang tupoksi, termasuk mekanisme dan aturan kinerja di KPK.
“Tadi juga saya memperoleh masukan dari salah seorang perwakilan jaksa Persaja di KPK, yang menyampaikan beberapa hal, tentang tugas pokok, pengalaman dan juga informasi jaksa yang bertugas disini. Selaian ditempatkan sebagai jaksa penuntut umum, ada juga jaksa yang ditempatkan di bagian lainnya,” ujarnya.
Selain membahas pertandingan persahabat, asep juga menitiberatkan jenjag karir bagi jaksa yang ditempatkan pimpinan Kejaksaaan hingga belasan tahun
Asep menambahkan, sebelumnya telah diatur masa kerja Jaksa yang ditempatkan di antirasuah. Dimana seorang jaksa bertugas 4 tahun, jika dianggap diperlukan bisa ditambah 4 tahun lagi dan 2 tahun bisa diperpanjang dengan alasan masih dibutuhkan KPK.
Meskipun demikian, Asep siap berkordiinasi dengan pimpinan termasuk Jaksa Agung Muda Pembinaan terkait jenjang karir, bagi jaksa yang masa kerjanya sudah selesai di KPK dan Kembali ke Kejaksaan untuk diperhatikan.
“Termasuk membicarakan karir para jaksa yang sudah mengabdi cukup lama di KPK. Nanti akan dikata sampaikan ke Jambin dan pejabat lainnya. Temasuk mengirimkan pengannti Direktur penuntutan yang tinggalkan Bima Suprayoga yang telah dipromosikan sebagai wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi,”ujarnya
Asep juga menjelaskan, banyak juga jaksa yang senang bekerja di KPK degan alasan pola kerja dan semangat kerja di antirasuah ini.

“Hal ini bisa membentuk jiwa dan juga kinerja mereka. Kami melihat secara langsung, mereka gembira dan kekompakan mereka. Bukan hanya sesama Jaksa tetapi juga dengan unsur lain,” ungkapnya.
Jaksa yang pernah bertugas sebagai kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat ini kembali menegaskan, sinergisitas Kejaksaan dengan KPK, selama ini telah terjalin cukup baik.
“Hari ini bisa kita liat melalui pertandingan persahabat tenis meja ini, terlihat kekompakan dan sinergistitas diantara kedua aparat Penegak Hukum. Tentunya hal ini akan semakin memperkuat sinergisitas Kejaksaan dan KPK,” tandasnya.
Menciptakan Interaksi
Ditempat yang sama, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan dengan adanya pertandingan tenis meja antara KPK dan Kejaksaan akan terjalin interaksi yang kuat diantara kedua belah pihak.
“Dari hal-hal yang sifatnya yang kecil ini, dari olahraga, kemudian nanti akan berpengaruh terhadap kegiatan-kegiatan kedinasan dan menciptakan interaksi yang sangat bagus,” kata Setyo.
Selain pertandingan persahabatan Tenis Meja, Kejagung juga pernah beberapa kali melakukan pertandingan persahabatan dengan kementerian Pedesaan dan lain-lain. Termasuk rencananaya akan melakukan pertandingan persahabatan dengan Kemenkes.
Hadir dalam pertadingan persahabat tenis Meja, Jampidum, Asep Nana Mulayana, Jamipdmil Mayjen TNI Ali Ridho, Jamintel, Reda Manthovani, Jamwas Rudi Margono dan beberapa pejabat Kejaksaan. Sementara dari KPK, ketua KPK, Setyo Budiyanto, Yohannes Tanak, Plt Direktur Penuntutan, Joko dan puluhan Jaksa yang bertugas di KPK. (Acym)









