Anies Baswedan Ziarah ke Makam KH Zainul Arifin

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Februari 2023 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJARJAKARTA – Tepat pada 1 abad Nahdlatul Ulama ini saya menyempatkan ziarah ke makam KH Zainul Arifin Pohan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata. Beliau merupakan salah satu penggerak (muharrik) NU awal di Jakarta dan pahlawan bangsa.

Hal tersebut disampaikan bakal calon Presiden RI 2024, Anies Baswedan melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Rabu (8/2/2023).

“Gus Dur menggambarkan beliau dengan bangsawan yang ber-NU melalui jalur kemerdekaan,” ujar Anies.

Lahir di Barus, Sumatera Utara, pada 12 September 1909, tutur Anies, KH Zainul anak tunggal Raja Barus, Sultan Ramali bin Tuangku Raja Barus. Kata Anies, sejak remaja merantau ke Batavia dan langsung bergabung di Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan kemudian menjadi Ketua NU Jatinegara dan Majelis Konsul NU Batavia.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan PM Kishida Bahas Peningkatan Kemitraan Indonesia-Jepang

Pada masa revolusi Indonesia, Anies berujar, KH Zainul Arifin menjadi panglima Hizbullah. Dia merekrut dan melatih anak-anak muda di desa-desa untuk menjadi pejuang bangsa.

Menurut Anies, beliau mewakafkan seluruh waktu dan energinya untuk NU dan Republik. Terlibat sangat aktif dalam berbagai posisi dan tugas di NU dan kenegaraan. Mulai dari Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), wakil perdana menteri pada kabinet Ali Sastroamidjojo I (1953-1955), anggota konstituante, dan terakhir menjadi Ketua DPR-GR sebagai perwakilan NU.

Disebutkan Anies, saat puncak pemberontakan DII/TII pada kurun 60-an, KH Zainul Arifin beserta NU menyatakan sikap tetap memihak Republik.

Maka, lanjut dia, meskipun beredar kabar berbagai upaya pembunuhan terhadap Presiden Soekarno, KH Zainul memilih melindungi sang presiden. Sehingga akhirnya pada 10 Dzulhijjah 1381 H/14 Mei 1962. Pada rakaat kedua KH Zainul Arifin terkena peluru yang ditembakkan anggota DII/TII yang ikut shalat Idul Adha; peluru tersebut mestinya mengenai Presiden Soekarno.

Baca Juga :  PBNU Tetapkan Awal Ramadan 1441 H Jatuh pada Jumat 24 April 2020

Anies mengatakan, tugasnya melindungi Presiden terlaksana, tetapi kesehatannya terus menurun. Beliau syahid pada 2 Maret 1963. Negara mengangkatnya menjadi pahlawan kemerdekaan nasional. Dan, namanya diabadikan menjadi salah satu jalan di Jakarta, tepatnya jalan KH Zainul Arifin, Jakarta Pusat.

Menurut Anies, kisah KH Zainul Arifin ini adalah cerminan dari bagaimana NU mewarnai Indonesia. Tak pernah mundur selangkah pun untuk urusan keislaman dan keindonesiaan.

“Kini, NU siap menghadapi abad kedua yang penuh dengan tantangan. Insya Allah NU senantiasa merawat jagat, membangun peradaban,” demikian tutup Anies. [ary]

Berita Terkait

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini
MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia
Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling
Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Kamis, 10 September 2026 - 15:28 WIB

MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:56 WIB

Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Berita Terbaru