Anies Pastikan Wisata Ancol Terapkan Protokol Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2020 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Dimasa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan) menjadi tempat wisata pertama yang didatangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Anies meninjau langsung persiapan protokol kesehatan ditempat wisata yang berada di Jakarta Utara ini, yang sebelum resmi dibuka kembali untuk umum pada 20 Juni 2020 mendatang.

“Jadi saya melihat protap yang disiapkan oleh Ancol untuk nanti bisa dibuka kembali sesuai dengan protokol kesehatan yang ada,” ujar Anies, Sabtu (13/6/2020).

Ia mengatakan sebelum mengunjungi pusat perbelanjaan dan tempat wisata, ia terlebih dahulu meninjau kesiapan fasilitas kesehatan maupun tenaga kesehatan. Ia menyatakan telah menyiapkan protap khusus jika nanti terdapat pengunjung tempat wisata yang diketahui positif Covid-19.

Baca Juga :  Gandeng PCNU Jakbar, Bapas Jakbar Gelar Program Bimbingan Klien Pemasyarakatan

“Semua tempat sama. Jadi para pekerjanya diperiksa, kemudian secara rutin ada pemantauan. Kemudian kalau ada kasus, maka diperiksa kasusnya. Apakah perlu isolasi, apakah perlu perawatan. Tapi protapnya, semuanya ada. Semuanya ada termasuk opsi penutupan sementara kembali,” kata orang nomor 1 di Pemprov DKI ini.

Sementara itu, Direktur Utama PT menambahkan seluruh protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat di wilayah tempat wisata Ancol, seperti restoran di pantai yang buka hanya 50 persen, jaga jarak khususnya di antrean sepanjang minimal 1 meter, memastikan pengunjung memakai masker, dan kapasitas wahana permainan yang diisi hanya 50 persen.

Baca Juga :  Waduk Aseni Terbengkalai, Gubernur DKI Masih Bungkam

Di gerbang Dufan ada pengaturan flow-nya. Diatur dari awal flow tersebut dengan marka 2 meter. Dan penggunaan mesin tiket tab yang akan menjual karcis masuk secara online.

“Dufan ini kapasitasnya 15 ribu orang, tapi kami akan menjual tiket maksimal 5 ribu, jadi hanya 30 persen, tidak sampai 50 persen. Kami akan melihat dan evaluasi dulu. Kalau 30 persen tidak bisa kami kontrol, bakal kami kurangi kembali,” pungkas Sahir. (ivan)

Berita Terkait

Habib Bahar Smith Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Bambang dan Fatur
BRI Sudirman 1 Perkuat Kepedulian Sosial, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Pengemudi Ojol
Permohonan Pembuatan Drainase di RT 007/RW 008 Semanan Belum Mendapat Respons, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK
Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha
Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis
BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Habib Bahar Smith Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Bambang dan Fatur

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:52 WIB

BRI Sudirman 1 Perkuat Kepedulian Sosial, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Pengemudi Ojol

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45 WIB

Permohonan Pembuatan Drainase di RT 007/RW 008 Semanan Belum Mendapat Respons, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak

Senin, 18 Mei 2026 - 19:40 WIB

SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:43 WIB

YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK

Berita Terbaru