PIJAR | JAKARTA – Gagasan Gubernur Anies Baswedan yang ingin menjadikan masjid di Ibu Kota sebagai pusat kegiatan dan tempat mengatasi masalah umat mendapat dukungan dari Ketua Tim Advokasi Yayasan Amaliah Baiturahman, Cilincing, Jakarta Utara, Madsanih Manong. Hal itulah yang juga menjadi salah satu bahan pembicaraan ketika Madsanih bertemu Anies di Balaikota.
“Dalam pertemuan itu, kami mengajukan permohonan pemanfaatan lahan untuk masjid dan SD Islam Terpadu di Kompleks Bea dan Cukai, Cilincing, Jakarta Utara,” kata Madsanih yang juga Ketua DPW Partai Bulan Bintang DKI Jakarta, Minggu (11/02/18). Terlebih lagi, kata dia, Pak Gubernur pernah menyatakan rakyat Jakarta lebih layak memanfaatkan lahan untuk kepentingannya.
Ia mencontohkan, Gubernur Anies Baswedan pernah menyatakan jika warga Jakarta memanfaatkan lahan untuk kesejahteraannya, mengapa harus diributkan. “Berpihak pada rakyat kecil malah diributkan. Berpihak pada pedagang kecil, ribut tentang ini itu. Tanah negara mau dipakai mall semua diam saja! Bikin reklamasi semua aturan ditabrak, semua diam saja! Giliran mau beri tempat buat pedagang kecil, semua ribut,” ungkap Madsanih mengulang kata-kata Anies Baswedan.
“Karena itu Yayasan Amaliah Baiturahman mendukung penuh Gubernur Anies Baswedan,” tandas Madsanih. Menurut dia, gagasan Gubernur sangat relevan dengan misi pasangan Anies-Sandi yang ingin membahagiakan warganya.
Sebelumnya, ketika menghadiri pelantikan pengurus ranting Dewan Masjid dan pengurus Ikatan Majelis Taklim ibu-ibu se-Jakarta Utara, Anies Baswedan juga berharap masjid tak hanya jadi sarana ibadah saja. Tapi, kata Anies, masjid juga bisa menjadi tempat untuk menyelesaikan masalah.
“Kita bukan hanya menempatkan masjid sebagai sarana ibadah dalam arti sempit. Masjid menjadi insya Allah bisa juga menjadi tempat pendidikan umat, pengkajian, musyawarah, tempat menyelesaikan masalah-masalah masyarakat,” kata Anies di Masjid Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (10/2/18).

Anies lantas mencontohkan bagaimana masjid menjadi tempat berlindung bagi warga yang mendapat cobaan di sepanjang Kali Ciliwung. Dia berharap masjid di Jakarta Utara juga bisa memiliki fungsi tersebut.
“Apabila masyarakat menghadapi tantangan cobaan, seperti beberapa hari kemarin di daerah sepanjang Ciliwung, masjid jadi pusat untuk rakyat mendapat perlindungan. Ini jadi kenyataan. Saya berharap di Jakarta Utara demikian,” ujarnya.
Di seluruh Jakarta Pak Gubernur!!!









