Operasi Yustisi Sudah Mulai | Wakapolri dan Kapolda Metro Sidak Tanah Abang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2020 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR | JAKARTA – Operasi Yustisi untuk mencegah wabah Covid-19 mulai berlangsung. Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana AS menginspeksi secara mendadak pelaksanaan operasi ini di kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat pagi, 11/9/20.

“Sidak ini untuk melihat bagaimana masyarakat yang datang dari beberapa daerah ke Jakarta, apakah mereka sudah disiplin protokol kesehatan,” ujar Wakapolri. Hasilnya, kata dia, petugas menemukan beberapa orang yang tidak mengenakan masker.

Yang tanpa masker itu, sambungnya, masih bisa ditertibkan. “Kalau kita liat aturan-aturannya tadi pak Kadaop sudah membuat aturan yang sangat ketat ketika antrean jaraknya ada dan juga ada pembatasan-pembatasan di dalam kereta. Salah satu gerbong tadi menurut Kadaop kalau penuh bisa sampai 200-an orang. Dan tadi dibatasi 70 orang dengan menggunakan masker dan protokol Covid-19,” kata Komjen Gatot.

Baca Juga :  Camat Kalideres Lantik 12 Anggota LMK Kelurahan Semanan

Alhasil, mereka semua mendapat teguran dan diberi masker untuk dikenakan sebagai bagian kegiatan program lima juta masker gratis untuk warga Jakarta dan wilayah penyangganya. “Ini salah satu bentuk sosialisasi kami agar masker kelak menjadi budaya baru di dalam new normal ini,” kata Komjen Gatot.

“Kita ingatkan saja ke penumpang atau warga. Kita tetap mengedepankan langkah-langkah persuasif dan humanis. Sehingga masker ini menjadi satu lifestyle, gaya hidup. Penerapan di statiun ini (Tanah Abang) sudah sangat baik. Selama 24 jam penumpang terpantau terus,” tandas Gatot Eddy.

Komjen Gatot mengatakan kepolisian akan melibatkan unsur masyarakat dalam mengawasi dan menegakkan disiplin memakai masker. Salah satu contohnya seperti mengajak jagger atau preman untuk mengawasi disiplin masyarakat. “Kami lakukan adalah membuat penegak-penegak disiplin di internal atau penegak disiplin berbasis komunitas,” kata Wakapolri. (Reza)

Baca Juga :  Anies: Semoga Kampung Susun Kunir Menjadi Babak Baru Bagi Warga

Berita Terkait

SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK
Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha
Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis
BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen
Kapolri Bersama Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi
BNN Gerebek Kampung Ambon Jakbar, Puluhan Orang dan Sabu Diamankan
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung: Kolaborasi Lintas Sektor dari Hulu ke Hilir Terus Dilakukan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:40 WIB

SPPG Dapur Mikha Resmi Beroperasi di Semanan, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:43 WIB

YLBH-Pijar Laporkan Anggota Dewan Kota Jakbar ke Kejari Terkait Dugaan Rangkap Jabatan PPPK

Jumat, 24 April 2026 - 17:45 WIB

Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIB

Antisipasi Praktik Haji Ilegal 2026, Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:47 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan, Motor Yamaha Semua Tipe Bisa Dicicil 0 Persen

Berita Terbaru

Hukam

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:23 WIB