Gugat Sistem Proporsional Terbuka, Jubir PKB Sindir 2 Kader Partai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2022 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubi.PKB, Michael Sinaga

Jubi.PKB, Michael Sinaga

PIJAR | JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari meminta kepada partai politik dan bakal calon legislatif untuk tidak terburu-buru menyaring suara. Pasalnya, saat ini tengah ada gugatan terhadap sistem proporsional terbuka yang tengah berjalan.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Milenial Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mikhael Sinaga menyindir dua kader partai PDI Perjuangan dan Partai Nasdem yang menggugat sistem proporsional terbuka. Keduanya yakni Demas Brian Wicaksono yang merupakan pengurus PDIP Cabang Probolinggo, dan Yuwono Pintadi, anggota Partai NasDem.

Baca Juga :  PKS: Tanpa Jaminan Kesejahteraan, Pemerataan Dokter Sulit Terpenuhi

“Hal seperti ini yang merusak sistem Demokrasi kita, yang sudah membaik malah digugat ke MK supaya semakin mundur,” katanya, Jumat (30/12).

Dengan adanya gugatan ini, Mikhael menilai, keduanya tidak pede. Menurutnya, mereka takut tersaingi oleh kader- kader muda berkualitas dari partai lain.

“Dengan menggunakan sistem proporsional tertutup, maka kader partai hanya akan melakukan pendekatan ke partai. Bukan kepada masyarakat langsung,” jelasnya.

Baca Juga :  Anies Baswedan Silaturahmi dengan Warga Bima

Sistem proporsional tertutup, sambung Mikhael, sangat mencederai demokrasi yang selama ini dibangun. Jangan sampai KPU juga terpengaruh dengan gugatan yang tidak jelas ini.

“Jangan dong kita korbankan demokrasi demi memperpanjang kekuasaan,” tegasnya.

Lanjut Mikhael, sistem proporsional tertutup memiliki sejumlah dampak negatif. Salah satunya masyarakat tak mengenali siapa yang akan mewakilinya di jajaran legislatif.

“Masyarakat seakan ‘memilih kucing dalam karung’ dengan sistem proporsional tertutup,” ucap dia.

Berita Terkait

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi
Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI
DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2
Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai
Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat
Ketua MPR RI Bamsoet: MPR Akan Gelar Sidang Paripurna September 2024
HNW: Demi Keadilan, Harusnya Koreksi Juga Presidential Threshold 20 Persen
NasDem Siap Menggunakan Hak Konstitusional untuk Mengajukan Hak Angket

Berita Terkait

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:49 WIB

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi

Rabu, 19 Maret 2025 - 09:14 WIB

Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:40 WIB

DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2

Senin, 10 Maret 2025 - 17:55 WIB

Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai

Jumat, 28 Februari 2025 - 08:28 WIB

Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat

Berita Terbaru