Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi: Usut Tuntas Kasus Ini!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Oktober 2022 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR-JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengucapkan bela sungkawa atas tewasnya ratusan orang dalam kerusuhan setelah pertandingan Arema vs Persebaya di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur Sabtu (1/10/2022) malam kemarin. “Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” katanya sebagaimana dikutip laman setkab.go.id, Minggu (2/10/2022).

Presiden Jokowi telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan medis terbaik kepada korban yang dirawat. Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur diperintahkan untuk memonitor pelayanan medis terhadap para korban.

Jokowi juga memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas insiden tersebut. “Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Kapolri, dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan, Presiden Jokowi memerintahkan agar dilakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola. Sekaligus prosedur pengamanan penyelenggaraannya.

Baca Juga :  M Syafii Antonio Ungkap Cara Baru Mencintai Rasulullah SAW

“Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1, sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” tegas Jokowi.

Jokowi berharap kejadian di Stadion Kanjuruhan ini menjadi tragedi sepak bola terakhir di Indonesia. Ia juga berharap agar sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus dijaga bersama.

“Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini, dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di tanah air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Terpisah, anggota Komisi X DPR RI, Sodik Mudjahid menyampaikan keprihatinan terhadap peristiwa di stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu. “Peristiwa ini, selain harus diusut dari sisi medis dan keamanan juga harus dijadikan hajaran, bukan pelajaran, yang berat, untuk penataan ulang yang mendasar tentang manajemen penonton dan manajemen pendukung suatu klub sepak bola,” kata Sodik sebagaimana dilansir laman dpr.go.id, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga :  Gubernur Khofifah: Bhotok dan Sambal Wader Rasanya Maknyus

Sodik mengimbau semua pemangku kepentingan sepak bola mulai dari pakar, praktisi, tokoh sosiolog, manajemen massa, hingga tokoh masyarakat, harus dilibatkan. Pendekatan pembinaan dan pendidikan kepada pecinta bola dan para pendukung sebuah klub di Indonesia harus diubah secara fundamental.

“Dimulai soal semangat kebangsaan, persatuan Indonesia, budaya bhineka tunggal ika, sampai pendekatan model fans klub modern seperti pendukung klub modern di negara maju. Jika tidak ada perubahan yang fundamental mendasar, akan menggangu banyak hal seperti prestasi sepak bola, prestasi klub bahkan sampai kepada sangsi dan kepercayaan FIFA kepada PSSI,” ujarnya.

Tak ketinggalan Sodik menekankan agar PSSI harus jadi motor yang proaktif dalam menuntaskankan persoalan. Serta mampu melakukan transformasi pada manajemen pertandingan dan manajemen fans klub.

Berita Terkait

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini
MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia
Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling
Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Kamis, 10 September 2026 - 15:28 WIB

MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:56 WIB

Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Berita Terbaru