Sengketa Lahan TMB di Kalideres Tunggu Vonis Hakim

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2020 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR | JAKARTA – Sengketa lahan TMB (Taman Maju Bersama) di Kalideres, Jakarta Barat yang diklaim milik Dinas Kehutanan Pemprov DKI Jakarta masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sidang dengan agenda saksi pada tanggal 14 April 2020 pun berlangsung lancar.

Pada sidang tersebut, pihak pengugat yakni Prof Ahmad Benny Mutiara yang di wakili oleh Law Firm Madsanih Manong dan Rekan mengahadirkan saksi H suhaemi Gaos yang merupakan mantan Lurah Pegadungan (dahulu masuk wilayah Kecamatan Cengkareng) yang aktif pada tahun 1980-1990.

Baca Juga :  PT Jakarta Perkuat Putusan PN Jakut, Razman Arif Nasution Dihukum 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Dalam kesaksiannya, Suhaemi membenarkan telah menanda-tangani akta jual beli pada 5 akta jual beli yang sampai saat ini masih tercatat di Kecamatan Cengkareng. Suhaemi selaku saksi juga mengungkapkan jual beli pada saat itu benar-benar sah dan legal secara hukum.

Kemudian, pada sidang tanggal 21 April 2020 masuk pada agenda kesimpulan. Namun sayangnya, pihak tergugat I yakni PT Tamara Green Garden tidak menghadirkan saksi.

Baca Juga :  KKJ Minta Hakim PN Kotabaru Tolak Perkara Diananta

Dengan telah berjalannya sidang dengan lancar, untuk itu sidang selanjutnya adalah menunggu vonis hakim yang akan di jadwalkan pada tanggal 5 Mei 2020.

Terkait persidang tersebut, kuasa hukum pengugat Madsanih Manong SH berharap mudah-mudahan vonis hakim benar-benar memenuhi keadilan untuk kliennya.

“Kami dari tim kuasa hukum sangat yakin dengan bukti-bukti surat dan keterangan saksi-saksi cukup kuat, majelis hakim akan mengabulkan gugatan kami,” pungkas dia. [bro]

Berita Terkait

Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka Judol dan Barang Bukti Rp55 Miliar kepada Penuntut Umum
Kejagung Tahan Samin Tan Terkait Kasus Korupsi Penyimpangan Tambang di Kalteng
Kasus Tambang Batu Bara Ilegal PT JMB, Kejati Kaltim Sita Rp214 Miliar
MA Tolak Kasasi Google, Vonis Rp200 Miliar di Kasus Monopoli Berkekuatan Hukum Tetap
Geledah Kantor Dinas ESDM Provinsi, Kejati Kaltim Amankan Sejumlah Dokumen dan Barang Bukti Elektronik
Kejari Jakbar Setorkan Uang Rampasan dari Perkara TPPU Bandar Judol Oei Hengky Wiryo Sebesar Rp530,4 Miliar
Empat Terdakwa Pencuri Senjata Api Polsek Matraman Divonis 10 Bulan Penjara
Korupsi PDNS Kominfo, Lima Terdakwa Dijatuhi Vonis 5 Hingga 9 Tahun Penjara
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:43 WIB

Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka Judol dan Barang Bukti Rp55 Miliar kepada Penuntut Umum

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:10 WIB

Kejagung Tahan Samin Tan Terkait Kasus Korupsi Penyimpangan Tambang di Kalteng

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:37 WIB

Kasus Tambang Batu Bara Ilegal PT JMB, Kejati Kaltim Sita Rp214 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:05 WIB

MA Tolak Kasasi Google, Vonis Rp200 Miliar di Kasus Monopoli Berkekuatan Hukum Tetap

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:53 WIB

Geledah Kantor Dinas ESDM Provinsi, Kejati Kaltim Amankan Sejumlah Dokumen dan Barang Bukti Elektronik

Berita Terbaru