Reza Belum Kapok Juga | Apakah Wabah Memicu Konsumsi Narkoba?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR | JAKARTA – Boleh jadi wabah Covid-19 memicu peningkatan konsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba)? Namun, pengalaman pesohor Reza Artamevia (RA) menunjukkan ia mulai terjerat oleh narkoba jenis sabu sejak empat bulan lalu, di tengah wabah Covid-19 tentunya.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap artis RA terkait penyalahgunaan narkoba. Polisi juga telah melakukan hasil tes urine, hasilnya sang artis dinyatakan positif menggunakan Amphetamine atau sabu.

Penangkapan RA berlangsung di salah satu restoran di kawasan Jakarta Timur, pada pada Jumat, 4/9/20. Polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat 0,78 gram dan satu buah alat hisap atau bong.

“Dari hasil tes urine yang bersangkutan (RA), positif menggunakan Amphetamine atau sabu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Minggu, 6/9/20.

Kombes Yusri mengungkapkan, RA mengaku menggunakan (narkoba) selama empat bulan lamanya. Kepada penyidik, kata Yusri, Reza mengakui dirinya menggunakan narkoba selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Polda Metro Bekuk Bule Prancis | Video Cabulnya Rekam 305 Anak

Namun, lanjut dia, pihaknya belum bisa merinci secara detail motif lainnya. “Jadi bersangkutan menggunakan selama pandemi covid-19 ya. Untuk motif ini masih kita dalami,” ucapnya.

RA sendiri hanya dapat mengakui perbuatannya lantaran bukti yang tak terbantahkan. Ia hanya bisa menyampaikan permintaan maaf kepada anak-anak dan keluarga besarnya.

Baca Juga :  Mengenal Pengertian Perjanjian Pranikah, Tujuan, Isi, dan Larangannya

“Izinkan saya, Reza Artamevia pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada anak-anak saya, Zahwa dan Aaliyah, kepada orang tua saya dan kepada adik-adik saya keluarga besar saya dan guru-guru saya,” tutur Reza di Mapolda Metro Jaya.

Toh ia tetap berpesan kepada masyarakat agar tidak mencontoh perbuatannya yang menggunakan barang haram tersebut. Ibu dua anak ini menyebut kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi dirinya. “Semoga hal ini tidak dicontoh siapapun juga dan menjadi pelajaran berharga buat saya,” ungkapnya. (Febrinal)

Berita Terkait

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini
MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia
Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling
Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Kamis, 10 September 2026 - 15:28 WIB

MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:56 WIB

Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Berita Terbaru