Nasdem Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Peleburan Emas Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Januari 2024 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasdem Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Peleburan Emas Ilegal

Nasdem Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Peleburan Emas Ilegal

PIJARJAKARTA | Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut tuntas aktivitas peleburan emas ilegal yang diduga dilakukan PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Saya nggak yakin pelakunya satu atau dua orang saja, sudah pasti komplotan ini. Patut diduga akan ada banyak petinggi yang terlibat, baik dari swasta maupun negara,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Rabu (17/1/2024).

Bendahara Umum (Bendum) Fraksi Partai NasDem itu menilai aktivitas ilegal yang diduga dilakukan PT Antam tersebut sudah sangat terstruktur dan sistematis. Diyakini, aktivitas ilegal itu tidak dilakukan segelintir orang. Bahkan diduga dalam prosesnya ada keterlibatan pejabat tinggi.

Baca Juga :  PKS: ‘Error’ Sirekap Guncang Kredibilitas Pemilu

“Jadi ini tantangan baru bagi Kejagung, bisa tidak membongkar ini sampai ke akar-akarnya, sampai ke aktor utamanya?” tegas Sahroni.

Legislator NasDem dari Dapil Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu) ini menilai aktivitas ilegal peleburan emas itu bukan kasus biasa. Buktinya, semua aktivitas dilakukan di provinsi-provinsi besar.

“Sepertinya sudah tidak takut ketahuan sedari awal. Saya juga khawatir, emas yang dileburkan secara ilegal ini digunakan untuk sesuatu yang sangat jahat dan berbahaya,” sebut dia.

Sahroni yang kembali mencalonkan diri menjadi anggota legislatif DPR Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III itu menyebut kasus ini menjadi PR Kejagung di awal 2024. Tugas tersebut harus diselesaikan dengan cepat oleh Korps Adhyaksa.

Baca Juga :  Inilah Tata Cara Pencoblosan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi

“Sebenarnya ini, kan, follow up dari kasus korupsi komoditi emas yang sudah terkuak dari tahun lalu. Nah, karenanya, Kejagung harus bisa cepat selesaikan ini. Agar ada progres,” ujar dia.

Kejagung menemukan adanya aktivitas peleburan emas ilegal yang diduga dilakukan PT Antam. Temuan tersebut terungkap dari hasil penyidikan sementara yang dilakukan tim Jampidsus dalam pengusutan korupsi tata niaga dan impor komoditas emas.

Direktur Jampidsus Kuntadi mengatakan, peleburan emas itu berada di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Kasus ini juga disebut berkaitan dengan temuan PPATK dan Satgas TPPU soal korupsi komoditi emas. [Nasdem/ary]

Berita Terkait

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi
Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI
DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2
Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai
Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat
Ketua MPR RI Bamsoet: MPR Akan Gelar Sidang Paripurna September 2024
HNW: Demi Keadilan, Harusnya Koreksi Juga Presidential Threshold 20 Persen
NasDem Siap Menggunakan Hak Konstitusional untuk Mengajukan Hak Angket
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:49 WIB

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi

Rabu, 19 Maret 2025 - 09:14 WIB

Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:40 WIB

DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2

Senin, 10 Maret 2025 - 17:55 WIB

Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai

Jumat, 28 Februari 2025 - 08:28 WIB

Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat

Berita Terbaru

Berita

Kajari Jakpus Lantik Candra Sebagai Kasubbagbin

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:37 WIB