Membangun Sistem Politik yang Baik Agar Parpol Berintegritas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 September 2022 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan dalam proses berpolitik harapannya partai politik dapat menjadi pilar-pilar demokrasi sebagaimana tujuan berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikannya saat membuka acara sekaligus memberi arahan program pada acara Bincang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), “Cegah Korupsi, Bantuan Parpol Jadi Solusi?” secara daring melalui zoom meeting dan live youtube StranasPK Official, Jumat (16/9/2022).

Menurut Ghufron, itu semua akan tercapai jika pengisian struktur jabatan ketatanegaraan bahkan kebijakannya demokratif. Tetapi kenyataannya, demokrasi di Indonesia yang sampai saat ini biayanya masih sangat tinggi, mengakibatkan proses politik yang seharusnya secara hati nurani, kemudian menjadi transaksi bisnis.

“Ketika menjadi transaksi bisnis, yang terjadi adalah pemilik modal akan berkuasa, tentu kemudian akan melahirkan rantai-rantai penyimpangan lebih lanjut,” jelas Ghufron.

Dia melanjutkan, begitu besarnya biaya yang dibutuhkan untuk menjadi calon kepala daerah, sementara gaji dari kepala daerah masih relatif tidak proporsional dengan bebannya. Tentu hal tersebut mengakibatkan mau tidak mau proses pengembalian modal tersebut dengan cara korupsi.

Baca Juga :  Caleg PKB Reza Muhamad Irfan Pastikan Birokrasi Berjalan Baik

“Berbicara mengenai bantuan parpol, bukan menjadi satu-satunya injeksi yang bisa menyehatkan parpol. Tentu ada konsekuensi-konsekuensi, karena bantuan parpol adalah uang dari APBN maka harus taat pada asas tata kelola keuangan negara. Hal ini yang menjadi komitmen bersama untuk mengakhiri korupsi bukan hanya dihilir saja tetapi harus dimulai dari hulunya,” terang Ghufron.

Oleh karena itu, Ghufron mengajak berbagai pihak untuk bersama membangun sistem politik yang lebih berintegritas, dan itu semua berawal dari kebijakan pembentukan undang-undang parpol, baik tentang penggunaan anggaran bahkan sampai tentang sistem politiknya seperti apa.

Ghufron menambahkan, bahwa kedepannya jika parpol ingin fokus hanya pada kemenangan demi kemenangan, padahal kemenangan demi kemenangan tersebut juga berkonsekuensi pada banyaknya ranjau yang bisa menjatuhkan parpol itu sendiri. Mari untuk bersama-sama membangun agar sistem politik bukan hanya melahirkan pemenang saja, tetapi proses politik itu jangan sampai viktimisasi pada para kader parpol.

Baca Juga :  Fahira Idris Minta Pancasila Menjadi Tema Khusus dalam Debat Capres

“Selain bantuan parpol yang bukan hanya soal uang, tapi juga demokratisasi dan akuntabilitas perlu ditanam. Harapannya parpol akan sehat dan pemilunya bisa berintegritas, maka kedepan kita bisa menatap lebih indah Indonesia,” tutup Ghufron.

Bincang Stranas PK turut dihadiri Irjen Kemendagri Tomsi Tohir Balaw, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK – Koordinator Pelaksana Stranas PK Pahala Nainggolan, Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsudin Haris, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum – Kemendagri Bahtiar, Anggota Dewan Pembina PERLUDEM Titi Anggraini, dan hadirin secara daring melalui zoom meeting dan live youtube StranasPK Official. [KPK/ary]

Berita Terkait

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi
Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI
DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2
Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai
Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat
Ketua MPR RI Bamsoet: MPR Akan Gelar Sidang Paripurna September 2024
HNW: Demi Keadilan, Harusnya Koreksi Juga Presidential Threshold 20 Persen
NasDem Siap Menggunakan Hak Konstitusional untuk Mengajukan Hak Angket

Berita Terkait

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:49 WIB

Haidar Alwi: Politik Butuh Nilai, Bukan Sekadar Strategi

Rabu, 19 Maret 2025 - 09:14 WIB

Dasco dan Komisi I Terima Koalisi Masyarakat Sipil, Bahas RUU TNI

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:40 WIB

DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses ke-2

Senin, 10 Maret 2025 - 17:55 WIB

Ketum PBB Gugum Ridho Minta Pengurus Menjadi Penopang dan Penjaga Partai

Jumat, 28 Februari 2025 - 08:28 WIB

Anggota Komisi III DPR Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Minim Progres, Kerugian Negara Terus Meningkat

Berita Terbaru