Kembali Serang Gaza Palestina, Israel Teroris Paling Ganas di Abad 21

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Agustus 2022 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Tentara Israel kembali menyerang Palestina pada Jumat (5/8/2022) lalu. Serangan ini menyebabkan jatuhnya puluhan korban jiwa dan kerusakan fasilitas umum di Gaza.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim menyebut bahwa Israel sebagai teroris ganas di abad 21.

“Israel adalah teroris ganas di abad 21 ini yang melawan hukum internasional dan konvensi Jeneca yang keempat,” kata Prof Sudarnoto dalam keterangan yang diterima MUIDigital, Minggu (7/8/2022).

Prof Sudarnoto mengatakan, serangan ini adalah program sistemastis yang dilancarkan oleh zionisme dalam waktu yang panjang. Tujuannya untuk melumpuhkan kekuatan perlawanan rakyat Palestina, sekaligus menundukkan dan merampas seluruh wilayah Palestina.

“MUI kembali menegaskan bahwa Israel adalah kekuatan jahat yang nyata yang dengan congkak melakukan aksi-aksi brutal secara kasat mata,” tegasnya.

Prof Sudarnoto menilai, narasi yang selalu dikembangkan oleh Israel adalah melumpuhkan kaum Israel. Bagi Israel, kata Prof Sudarnoto, semua kekuatan yang melawan Israel adalah teroris yang harus dihancurkan.

Baca Juga :  Strategi Penyelesaian Sengketa Pemegang Saham dalam Perseroan

“Padahal tindakan-tindakan zionis Israel sudah sangat nyata sebagai tindakan teror,” terangnya.

Prof Sudarnoto menilai, Israel sebagai teroris terganas di abad 21 ini karena telah melakukan berbagai bentuk kejahatan seperti kejahatan kemanusiaan, agama dan penghancuran ekonomi.

MUI menyayangkan PBB belum memiliki kekuatan yang efektif untuk menghentikan aksi brutal Israel terhadap Palestina. Bahkan, Amerika Serikat juga belum mampu menunjukkan kedigdayaanya untuk menekan dan menghancurkan negara teroris seperti Israel.

Padahal, Amerika Serikat adalah negara yang paling lantang menyatakan untuk siap perang melawan terorisme.

“Saya berharap Amerika Serikat harus benar-benar menunjukkan niat baik dan keseriusannya untuk melawan terorisme yang dilancarkan oleh siapapun termasuk oleh Israel,” kata Prof Sudarnoto.

Prof Sudarnoto berharap, Amerika Serikat dapat tampil di sidang-sidang PBB sebagai ksatria yang gagah dan berani membela kemanusiaan, kedaulatan rakyat dan bangsa manapun, serta membela hukum internasional.

Menurut dia, penjajah seperti Israel harus disingkirkan dan diseret ke Mahkamah Internasional, serta diberikan sanksi yang setimpal atas semua dosa Israel dan seluruh kerusakan yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Turki dan Suriah

“Jangan lagi bermain-main dengan Veto yang ternyata hanya menyenangkan Israel dan menghancurkan Palestina,” tegasnya.

Kepada umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya, MUI menyerukan agar jangan percaya kepada narasi-narasi yang menyesatkan dan destruktif yang dilancarkan oleh zionisme Israel dimana-mana termasuk melalui media sosial.

Prof Sudarnoto berpandangan, perlawanan terhadap kezaliman yang dilakukan oleh siapa saja termasuk oleh otoritas Israel adalah perjuangan abadi sampai kezaliman dan penjajahan berhasil dihentikan atau dikalahkan.

Menurutnya, semua penjajah akan mengatakan bahwa perlawanan adalah kejahatan dan teroris. Oleh karenanya, dia menyerukan semua pihak yang mengerti dan menyadari apa yang dilakukan oleh rakyat dan bangsa Palestina perlu melakukan ‘konter narasi’.

Konter narasi itu, kata Prof Sudarnoto, harus dilakukan secara massif dan ekstensif yang menegaskan bahwa otoritas Israel adalah penjahat dan teroris.

“Selebihnya kita serahkan kepada Allah untuk memberikan kekuatan untuk mengalahkan penjajah,” pungkasnya. [MUI/ary]

Berita Terkait

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini
MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia
Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling
Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Kamis, 10 September 2026 - 15:28 WIB

MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:56 WIB

Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Berita Terbaru