Gugas Covid-19 Diminta Jokowi untuk Fokus di Jatim, Sulsel dan Kalsel

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2020 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan TNI/Polri diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk fokus menekan laju penyebaran virus corona di Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Tiga provinsi itu mencatat lonjakan kasus baru positif virus corona tinggi dalam beberapa waktu belakangan.

“Saya ingin gugus tugas, kementerian, TNI dan Polri utamanya konsentrasi di tiga provinsi yang angka penyebarannya masih tinggi,” tutur Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Kamis (4/6/2020).

Lebih lanjut Jokowi meminta penanganan kasus Covid-19 di tiga provinsi itu dapat perhatian khusus agar angka kasus positif dapat segera turun.

Baca Juga :  Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), Indonesia Menjadi Kota Beton

Jatim diketahui menjadi provinsi dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang masih terus melonjak. Bahkan Surabaya sempat menjadi zona hitam Covid-19.

“Tolong ini menjadi perhatian khusus sehingga angka penyebarannya bisa kita tekan lebih turun lagi,” pungkas Jokowi.

Hingga 3 Juni 2020, kasus positif virus corona di Jatim mencapai 5.317 orang. Jumlah kasus tersebut membuat wilayah yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa itu berada di posisi kedua setelah Jakarta yang memiliki 7.623 kasus.

Baca Juga :  PPIH Imbau Jemaah Haji Perbanyak Minum Air di Tanah Suci

Sementara kasus positif virus corona di Sulsel mencapai 1.668 kasus dan Kalsel sebanyak 1.033 kasus.

Kota Surabaya di Jatim dikhawatirkan menjadi wilayah dengan sebaran corona tertinggi di Indonesia. Bahkan Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi secara terang-terangan mengaku khawatir dengan kondisi penularan corona di Surabaya.

Bahkan, Joni menyebut Surabaya berpotensi menjadi kota Wuhan, China, tempat pertama kali Covid-19 ditemukan dan mewabah. [febri]

Berita Terkait

Peluncuran FKPMS, KCD Wilayah III Jabar: Pencegahan Persoalan Sosial yang Muncul di Lingkungan Pelajar
Panglima TNI Resmikan Masjid Kubah Baret Merah di Bandung Barat
Operasional Pabrik Diprotes, Data DPMPTSP Ungkap PT MMP Tak Kantongi Izin Lengkap
Turyono Terpilih Aklamasi Pimpin Komite Gantole Magelang Periode 2025–2029
Gubernur Aceh Sampaikan Selamat kepada Tito Karnavian atas Gelar Adat dari Wali Nanggroe
Bamsoet: Jadikan Momentum Idul Fitri Mempererat Persaudaraan dalam Keberagaman
RUU KUHAP Berpotensi Membelenggu Kebebasan Advokat
Bamsoet Dorong Peningkatan Penggunaan Teknologi Digital dalam Praktik Notaris
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WIB

Peluncuran FKPMS, KCD Wilayah III Jabar: Pencegahan Persoalan Sosial yang Muncul di Lingkungan Pelajar

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:32 WIB

Panglima TNI Resmikan Masjid Kubah Baret Merah di Bandung Barat

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:16 WIB

Operasional Pabrik Diprotes, Data DPMPTSP Ungkap PT MMP Tak Kantongi Izin Lengkap

Rabu, 26 November 2025 - 21:55 WIB

Turyono Terpilih Aklamasi Pimpin Komite Gantole Magelang Periode 2025–2029

Rabu, 12 November 2025 - 12:59 WIB

Gubernur Aceh Sampaikan Selamat kepada Tito Karnavian atas Gelar Adat dari Wali Nanggroe

Berita Terbaru