Asprov PSSI DKI Siap KLB, Wakil Ketua DPRD M Taufik Incar Kursi Ketua

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2018 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR | JAKARTA – Jelang penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta, nama M Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI, muncul sebagai salah satu kandidat kuat ketua. KLB Asprov PSSI DKI dijadwalkan berlangsung pertengahan Februari 2018.

“Pendaftaran calon ketua ditutup pada 30 Januari 2018. Nama-nama yang mendaftar sebagai calon ketua Asprov PSSI DKI antara lain M Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI,” kata Ketua Komite Penyelenggara KLB Asprov PSSI DKI, Madsanih Manong, Kamis, 1 Februari 2018. Menurut dia, bursa persaingan calon Ketua dan Wakil Ketua Eksekutif Komite Asprov DKI ini relatif ketat.

Ketua Komite Penyelenggara KLB Asprov DKI Madsanih Manong

Selain Taufik, yang tercatat mendaftar adalah politisi Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta Maman Firmansyah yang berminat duduk menjadi anggota Exco. Madsanih mengungkapkan setelah penjaringan bakal calon, tahapan selanjutnya adalah verifikasi kelengkapan administrasi bakal calon. “Selanjutnya kami tetapkan sebagai calon ketua, wakil ketua, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) yang akan dipilih oleh 27 pemegang suara, yaitu asosiasi kota PSSI DKI Jakarta dan klub anggota Asprov PSSI DKI.

Baca Juga :  Dampak Perkawinan Beda Agama di Mata Ahli

Sebelumnya, Anggota Komite Eksekuti PSSI, Johar Lin Eng yang juga menjadi Pelaksana Tugas Asprov PSSI DKI serta empat daerah lainnya, menjelaskan seharusnya Asprov DKI sejak 2017 lalu sudah mengadakan Kongres Pemilihan. Terlebih pada saat itu Komite Pemilihan Asprov PSSI DKI sudah terbentuk.

“Karena tak kunjung ada kemajuan, akhirnya diputuskan untuk menata ulang proses Kongres Pemilihan yang rencananya digelar pada pertengahan Februari 2018,” ujarnya.

Menurut Johar, pemilihan di Asprov DKI mundur dari awal Desember 2017 karena ada keberatan dari anggota mereka yang menganggap Komite Pemilihan dibentuk secara tidak transparan. “Maka sekarang PSSI ambil alih, dan sudah disepakati Februari 2018 dilakukan Kongres. Segala alat kelengkapan sudah dibentuk kembali,” tandasnya.

Baca Juga :  Bimbim Ajak Slankers Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Terkait dengan masalah yang dihadapi Asprov DKI, Johar menekankan pentingnya transparansi. Karena memang sudah seharusnya, pembentukan Komite Pemilihan dilakukan dalam Kongres Tahunan atau Rapat Komite Eksekutif dan disosialisasikan kepada anggota masing-masing.

PSSI memilih turun tangan untuk mengambil alih sementara Asprov yang tak kunjung menggelar pemilihan juga bukan tanpa alasan. Mengharmonisasi program, antara pusat dan daerah adalah yang utama. Apalagi pada 2018 ini, PSSI memiliki program yang butuh dukungan dari Asprov, seperti rencana mengakreditasi sekolah sepakbola dan akademi yang ada di Indonesia.

Johar berharap, siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Ketua Asprov dapat mengemban tugas dengan baik. “Kami tidak ingin turut campur banyak, asal mereka yang terpilih benar-benar menjalankan tugas dan dipercaya anggotanya,” katanya.

Jadi, M Taufik Gerindra akan terpilihkah? Kita lihat saja.

Berita Terkait

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral
Inilah Salah Satu Sifat yang Dibenci Allah SWT
Akhlak Takut karna Allah Swt
MUI Dorong Para Dai Sampaikan Dakwah Secara Bijak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Sabtu, 1 November 2025 - 08:59 WIB

Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:39 WIB

Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran

Jumat, 4 April 2025 - 20:56 WIB

Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terbaru

Hukam

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:23 WIB