Aksi Zero Stunting MUI Dorong Kualitas Generasi Emas Indonesia 2045

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2024 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Zero Stunting MUI Dorong Kualitas Generasi Emas Indonesia 2045

Aksi Zero Stunting MUI Dorong Kualitas Generasi Emas Indonesia 2045

PIJARJAKARTA | Aksi Zero Stunting Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI merupakan program unggulan untuk mendorong pemberdayaan generasi muda dalam ketahanan keluarga.

Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Prof Amany Lubis menyampaikan untuk menyongsong generasi emas pada 2045, maka generasi muda di Indonesia harus turut berdaya.

“Gerakan Zero Stunting ini harapannya bisa mengurangi kasus stunting yang ada, bahkan kalau bisa hingga sampai zero kasus,” ungkapnya, Minggu (11/02/2024).

Mantan Rektor UIN Jakarta itu menjelaskan, stunting terjadi salah satunya akibat dari kurangnya wawasan dan pengawasan dari keluarga serta orang tua. Ini menunjukkan edukasi kepada generasi muda yang akan menikah sangat diperlukan.

Baca Juga :  Proyek Hidayah dan Bukit Tua Jadi Sorotan PETRONAS Indonesia di IPA Convex

“Orang tua harus punya ilmu tentang bagaimana asupan gizi untuk ibu hamil, menyusui, hingga edukasi dalam merawat anak,” katanya.

Dia menyebut, KPRK MUI telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjalankan program tersebut. Berbagai mitra yang telah terjalin di antaranya Kementerian Kesehatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan lembaga lainnya.

Baca Juga :  Kejaksaan Teken MoU dengan Kemenpora terkait Pengawasan Anggaran Olahraga

“Insya Allah rencananya gerakan nasional ini akan dicetuskan di istana Wapres, Senin besok,” terang Prof Amany.

Tak hanya program nasional, Prof Amany menyebut bahwa KPRK MUI akan membuat program skala internasional. Rencananya program ini akan berkolaborasi dengan Majelis Ulama yang ada Brunei Darussalam.

Kolaborasi tersebut, tidak lain untuk menguatkan jejaring kaum perempuan di negeri tetangga tersebut. [ary]

Berita Terkait

Buka Rakernas 2026, Jaksa Agung: Bekerjalah Secara Diam dan Biarkan Kesuksesan yang Berbicara
Penyesuaian KUHP dan KUHAP Baru pada SIPP, Ditjen Badilum Keluarkan Edaran
Tanda Tangani Pakta Integritas, Seluruh Hakim PN Jakpus: Akan Selalu Menjaga Citra dan Kredibilitas MA
Lantik Tiga Kajari, Kajati Jabar: Hindari Segala Bentuk Penyalahgunaan Kewenangan
Laga Melawan PSMS Medan, Kajati Sumut Sambut Kedatangan Tim Adhyaksa FC di Bandara Kualanamu
Sepanjang 2025, PN Jakpus Catat Kenaikan Perkara Tipikor, Pidum Mengalami Penurunan
Terima 1.070 Aduan, Ketua Komjak: Semua Diproses Sesuai Ketentuan
Teguhkan Komitmen Bersama, Ditjen Badilum Teken Pakta Integritas 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:38 WIB

Buka Rakernas 2026, Jaksa Agung: Bekerjalah Secara Diam dan Biarkan Kesuksesan yang Berbicara

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:03 WIB

Penyesuaian KUHP dan KUHAP Baru pada SIPP, Ditjen Badilum Keluarkan Edaran

Senin, 12 Januari 2026 - 16:06 WIB

Tanda Tangani Pakta Integritas, Seluruh Hakim PN Jakpus: Akan Selalu Menjaga Citra dan Kredibilitas MA

Senin, 12 Januari 2026 - 16:05 WIB

Lantik Tiga Kajari, Kajati Jabar: Hindari Segala Bentuk Penyalahgunaan Kewenangan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:55 WIB

Laga Melawan PSMS Medan, Kajati Sumut Sambut Kedatangan Tim Adhyaksa FC di Bandara Kualanamu

Berita Terbaru

Hukam

PN Bandung Tolak Praperadilan Wakil Wali Kota Erwin

Selasa, 13 Jan 2026 - 17:03 WIB