Ada Corona, AISI: Mei Itu Lebih Parah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2020 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Wholesales (penjualan Agen Pemegang Merek ke dealer) pada Mei menurut Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) turun lebih dari 50 persen ketimbang catatan hasil 123.782 unit pada April.

AISI juga menyebutkan, penjualan motor pada Mei ambruk 90 persen dibanding Mei 2019 yang mencapai 561.657 unit. Itu berarti kisaran catatan wholesales pada Mei sekitar 56 ribu unit.

Lebih lanjut AISI menyampaikan, sejauh ini belum dapat merilis angka resmi wholesales pada Mei sebab masih ada satu anggota yang belum menyerahkan laporan penjualan bulanan. AISI memiliki lima anggota, yakni Astra Honda Motor, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Suzuki Indomobil Sales, Kawasaki Motor Indonesia, dan TVS Motor Company Indonesia.

Baca Juga :  Daop 1 Jakarta Sebut Jumlah Penumpang Normal Saat Libur Isra Mikraj

“Mei itu lebih parah, kalau Mei to Mei 2019 ya 90 persen,” pungkas Sekretaris Jenderal AISI Hari Budiarto dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (18/6/2020).

Dituturkan Hari, penjualan terus anjlok sebab sebagian dealer masing-masing anggota tutup pada Mei lantaran menyesuaikan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Terus angka retail [penjualan dealer ke konsumen] juga kami tidak bisa sampaikan kareka kami sudah tidak mengumpulkannya. Tapi ya pastinya jeblok jualan juga,” jelas Hari.

Prediksi Hari penjualan motor pada Juni akan membaik sebab pembatasan yang dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 telah dilonggarkan.

Baca Juga :  Covid-19 Dongkrak Bisnis Online Jadi Rp1.400 T | Ente Dapat Apa?

“Ya mestinya sudah lebih membaik dari pada Mei. Jadi Juni penjualan sudah tumbuh,” terang dia.

Ketua Umum AISI Johannes Loman sempat menyatakan pihaknya memprediksi penurunan total penjualan motor dalam negeri pada tahun ini menyentuh 45 persen. Penjualan motor 2020 diperkirakan cuma mencapai 3,6 juta-3,9 juta unit, sementara pada tahun lalu mampu menyentuh 6,48 juta unit.

“Kesepakatan AISI total market akan turun 40 sampai 45 persen, kira-kira akan 3,6-3,9 juta unit,” demikian Loman dalam wawancara virtual, Kamis (11/6/2020). [febri]

Berita Terkait

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen
Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik
Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia
Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional
Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha
Koordinasi Kebijakan Dorong Rupiah Menguat, Bank Mandiri Soroti Rebound IHSG
Geotermal untuk Masa Depan Energi Nasional, Namun Investasi Belum Menarik
ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:49 WIB

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:47 WIB

Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:31 WIB

Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:29 WIB

Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru