Usai Insiden di Tangerang, Polisi Tangkap John Kei dan 24 Orang Lainnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2020 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Kelanjutan insiden kekerasan di Perumahan Elite Green Lake City dan Jalan Kresek Raya, Tangerang, Banten, polisi menagkap sejumlah terduga pelaku. Salah satunya adalah John Kei.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Adi Hidayat menjelaskan, usai insiden itu petugas menangkap 25 orang dalam sebuah penggerebekan di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

“Malam ini kita amankan semuanya berikut dengan barang bukti senjata tajam tombak dan sebagainya,” kata Adi Hidayat, Minggu malam 921/6/20). Menurut Kombes Adi, dari 25 orang tersebut ada nama John Kei.

Selanjutnya polisi akan memeriksa ke-25 orang yang ditangkap dan mendalami motifnya. “Untuk JK (John Kei), sementara memang kita amankan. Ada di lokasi, masalah rumah (korban penyerangan) identitas perusakan benar (Nus Kei), di antara mereka saling mengenal. Sehingga proses identifikasi tidak akan sulit langsung tindakan kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga :  Mantan Bendahara dan Kadis LH Tebing Tinggi Jadi Tersangka Korupsi BBM Senilai Rp863 Juta

Sebelumnya, pengemudi ojek online dan petugas keamanan perumahan Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, menjadi korban kekerasan dan penembakan yang terjadi di rumah milik Nus Key di Cluster Australia, pada Minggu (21/6/2020).

Tetangga rumah korban, Bertty Busekey menerangkan, peristiwa tersebut dilakukan oleh orang tidak dikenal, yang masuk ke area cluster dengan menggunakan tiga unit kendaraan roda empat. Para pelaku dengan tutup wajah itu, datang dan merusak serta menyerang penghuni rumah.

“Menyerang rumahnya Nus Kei. Kalau omongan anak korban, ada sekitar tiga mobil penuh penumpang menyerang,” kata Bertty

Baca Juga :  Pahami Perbedaan Linguistik Hukum dan Linguistik Forensik - Bagian 2

Menurut dia, para pelaku datang dan langsung memberondong tembakan. Saat itu, sang pemilik rumah sedang tidak ada, tapi tiga orang keluarga pemilik rumah menyelamatkan diri ke lantai atas.

“Pemiliknya lagi keluar. Keluarganya yang ada di dalam pun berhasil diselamatkan karena disembunyikan di lantai atas. Itu dua perempuan dan satu lelaki,” kata Bertty.

Dari laporan sebelumnya, petugas keamanan cluster perumahan itu, Adi Nugroho, menjadi korban tertabrak salah satu mobil pelaku. Satu korban lainnya, Andreansyah, adalah pengemudi ojek online yang tertembak ibu jari kakinya. Kepolisian Sektor Cipondoh, Polres Metro Tangerang dan Polda Metro Jaya, segera datang menyidik tempat kejadian perkara. [febri]

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Didakwa Bersama-sama dengan Ferry Boboho Memeras Tan Kian
Kejati Kaltara Tahan Dua Tersangka Korupsi Kredit Investasi Bank BRI Agroniaga kepada PT SSP
Satgas PKH Kembali Serahkan Rp13,2 Triliun ke Kas Negara dan Masuk Tahap VIII
Saksi Tata Sugianto: Permintaan Ganti Rugi Rp350 Juta Disampaikan Bangun Paulus pada Pertemuan di Puri Mall
Berkas Perkara Lengkap, Dadan Hindayana Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Pusat
Kredit Fiktif Bank BRI, Maria Lastry Gultom Divonis 8 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp122 Miliar
Merasa Takut dan Terpaksa, Saksi Vinsen Akui Transfer Total Rp80 Juta ke Bangun Paulus Tudungta
Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel, Kejagung Tangkap Mantan Sekjen ESDM Teguh Pamudji

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Febrie Adriansyah Didakwa Bersama-sama dengan Ferry Boboho Memeras Tan Kian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Kejati Kaltara Tahan Dua Tersangka Korupsi Kredit Investasi Bank BRI Agroniaga kepada PT SSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Satgas PKH Kembali Serahkan Rp13,2 Triliun ke Kas Negara dan Masuk Tahap VIII

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Saksi Tata Sugianto: Permintaan Ganti Rugi Rp350 Juta Disampaikan Bangun Paulus pada Pertemuan di Puri Mall

Selasa, 29 September 2026 - 20:58 WIB

Berkas Perkara Lengkap, Dadan Hindayana Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Pusat

Berita Terbaru