Vaksinasi Berbayar Dorong Ketidakadilan Akses

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Juli 2021 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen Pribadi Pandu Riono

Dokumen Pribadi Pandu Riono

Pijar- Berdasarkan berita dari Kontan.co, Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut adanya potensi ketidakadilan akses dalam vaksin virus corona (Covid-19). Hal itu dapat terjadi mengingat adanya rencana penerapan vaksinasi gotong royong untuk individu. Vaksinasi tersebut merupakan vaksin yang biayanya dibebankan kepada penerima vaksin.

“Itu sama dengan jualan vaksin, vaksin berbayar dapat mendorong ketidakadilan akses terhadap vaksin yang sebenarnya tanggung jawab negara,” ujar Pandu saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (11/7).

Baca Juga :  Terbitnya Aturan Honorarium Penanganan Perkara Berikut Respons MA

Pandu juga menyoroti bahwa vaksin merupakan barang kesehatan masyarakat atau public health good. Sehingga tidak dapat diperlakukan seperti barang komersil.

Adanya kemungkinan muncul ketidakadilan akses pun dikritik oleh Pandu mengingat pemberian vaksin dilakukan berdasarkan tingkat kerentanan. Kelompok masyarakat yang semakin rentan harus mendapatkan prioritas utama.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Tugu Depok

“Harus prioritas pada yang paling vulnerable,” terang Pandu.

Sebagai informasi, vaksinasi gotong royong individu akan dilakukan besok (12/7). Vaksinasi itu dilakukan melalui 8 klinik PT Kimia Farma Diagnostika di 6 provinsi yang terdapat di Jawa dan Bali.[]

Berita Terkait

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen
Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik
Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia
Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional
Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha
Koordinasi Kebijakan Dorong Rupiah Menguat, Bank Mandiri Soroti Rebound IHSG
Geotermal untuk Masa Depan Energi Nasional, Namun Investasi Belum Menarik
ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:49 WIB

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:47 WIB

Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:31 WIB

Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:29 WIB

Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru