Tiga Pelajaran Penting dari Nabi Ibrahim

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Juli 2022 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA – Ibadah haji dan kurban sarat dan erat kaitannya dengan syariat Nabi Ibrahim. Sang Khalilullah yang dikenal sebagai Bapak Monoteisme dalam sejarah, pejuang tauhid yang otentik, dari yang awalnya menduga bintang sebagai “tuhan”, lalu bulan, kemudian matahari, hingga akhirnya berucap dengan penuh yakin bahwa Allah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah.

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Jannatul Husna dalam khutbahnya di Masjid Al Furqon Nitikan, Yogyakarta pada Sabtu (09/07) menerangkan tentang tiga pelajaran penting dari Nabi Ibrahim, di antaranya:

Pertama, kecintaan kepada Allah melebihi segalanya. Betapa besar cinta Nabi Ibrahim kepada puteranya Ismail. Setelah berpuluh tahun menunggu dan berharap sambil berdoa, akhirnya Allah mengaruniai seorang anak, setelah batang usianya menginjak masa tua. Justru, anak tercinta yang baru saja didambakan kehadirannya harus “dikorbankan”.

Baca Juga :  Cacat Barang dalam Transaksi Online pada Kacamata Hukum

“Dapat dibayangkan betapa besarnya konflik batin, kegalauan yang dialami oleh Nabi Ibrahim dan keluarga. Tetapi mereka menyadari dengan sepenuh jiwa bahwa cinta kepada Allah harus mengatasi segalanya,” ucap Jannatul Husna.

Apa yang dijalani oleh Nabi Ibrahim dan Ismail menunjukkan kesadaran maksimal, bahwa cinta kepada Allah lebih utama dari cinta kepada apapun dan siapapun, termasuk jiwa-raganya sendiri. Ini semua dapat terjadi apabila fondasi akidah umat dan pemimpin Islamnya kokoh tidak tergoyahkan. Kedua, pentingnya keikhlasan dalam hidup.

Dalam rentetan ayat tentang pergulatan batin Ibrahim dan Ismail tadi, Allah akhiri firman-Nya itu dengan kalimat: Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Lalu kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS Al-Shafat: 106-107).

Baca Juga :  Gubernur Khofifah: Ramen Jepang Kalah Enak dengan Rawon Surabaya

Karenanya, kurban dan pengorbanan yang dikehendaki harus berlandaskan niat ikhlas kepada Allah. Ketiga, keberhasilan pendidikan dalam keluarga. Ismail bukan saja berbakti kepada orang tua, bahkan dia mempunyai kualitas iman yang kokoh. Manifestasi iman kokoh inilah yang melahirkan ibadah, kepatuhan dan akhlak yang baik. Betapa hebat jiwa yang dimiliki oleh sang anak atas didikan orang tua yang bijaksana.

Hanya orang tua hebat yang dapat melahirkan anak dengan kualitias jiwa yang hebat pula. Ucapannya lembut, penuh takzim, sikapnya sabar, tawakal serta dapat menghibur ayahnya di tengah kebimbangan luar biasa.

“Menapak tilas jalan yang sudah ditempuh oleh Nabi Ibrahim dalam konteks mendidik keluarga adalah mungkin—walaupun tidak sesempurna mereka—asalkan punya niat, keinginan, dan terus belajar dengan baik,” ucap Jannatul Husna.

[Muhammadiyah/ary]

Berita Terkait

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini
MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia
Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling
Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Kamis, 10 September 2026 - 15:28 WIB

MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:56 WIB

Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Berita Terbaru