Presiden Jokowi Beli Produk Nasabah Mekaar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi Beli Produk Nasabah Mekaar

Presiden Jokowi Beli Produk Nasabah Mekaar

PIJARJAKARTA | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memuji produk-produk yang dihasilkan oleh ibu-ibu nasabah program Mekaar (membina ekonomi keluarga sejahtera) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM). Presiden Jokowi menilai bahwa produk-produk tersebut memiliki kualitas yang sangat baik dan akan mampu bersaing dengan produk luar negeri karena harganya sangat kompetitif.

“Saya tadi di depan beli celana. Celana ini harganya berapa? Saya bayar 15 ribu rupiah. Apa artinya? Ini sangat murah dan sangat kompetitif, dan sangat bisa bersaing dengan negara-negara lain kalau harganya 15 ribu,” ungkapnya saat bersilaturahmi dengan para nasabah PNM Mekaar di Lapangan Keyongan Kidul Sabdodadi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (30/1/2024).

Lebih lanjut, Presiden Jokowi meyakini bahwa produk berupa celana batik tersebut akan laris jika dijual ke pasar seperti Afrika. Presiden mendorong agar produk tersebut bisa diekspor dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Dunia Usaha Wujudkan ASEAN Sebagai Pusat Pertumbuhan

“Harganya 15 ribu berarti 1 dolar pasti laku, saya berikan jaminan ini. Biar orang-orang Afrika pakai celana batik semuanya,” imbuhnya.

Sumini Siti Aisyah, penjual celana tersebut, adalah salah seorang nasabah PNM Mekaar sejak tahun 2017. Saat ditemui terpisah, ia bercerita mengenai bagaimana ia bisa mengembangkan usahanya bermodalkan pinjaman dari PNM Mekaar sebesar Rp2 juta.

“Saya mulai bergabung itu tahun 2017, plafon pertama itu Rp2 juta, sekarang sudah masuk Rp9 juta. Alhamdulillah usaha berkembang,” ujarnya.

“Dari awal saya kan pindahan, dari Jakarta pindah ke kampung untuk merawat orang tua. Jadi mau usaha bingung. Akhirnya konveksi, alhamdulilah berjalan,” sambungnya.

Seiring berjalannya waktu, usahanya terus berkembang hingga saat ini ia memiliki omzet sekitar Rp5 juta per minggunya. Setelah dipotong cicilan Mekaar, Sumini menyebut bahwa pendapatan bersihnya sekitar Rp1,5 juta.

Baca Juga :  Terkait Penetapan Upah Minimum, Menaker ‘Tegur’ 4 Provinsi

“Seminggu sekali itu bisa 5 (juta) tapi kotor ya. Untungnya itu kira-kira Rp1,5 juta. Itu sudah kepotong cicilan, jadi sudah bersih. Lumayan sih bisa bantu perekonomian keluarga, kan butuh banyak,” tuturnya.

Sumini pun berharap program Mekaar bisa terus berlanjut ke depannya meskipun ganti pemerintahan. Menurutnya, Mekaar telah membantu para ibu dalam membantu perekonomian keluarganya.

“Mudah-mudahan dilanjutkan walaupun ganti presiden ya. Bantu banget sebenarnya untuk perekonomian ibu-ibu kayak kita. Soalnya kalau kita pinjam ke orang belum tentu boleh. Kalau begini kan dibantu, mencicil kan kasarnya, enggak terlalu berat juga, bunganya enggak terlalu tinggi, enggak kayak rentenir ya,” tandasnya. [Setkab/ary]

Berita Terkait

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen
Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik
Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia
Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional
Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha
Koordinasi Kebijakan Dorong Rupiah Menguat, Bank Mandiri Soroti Rebound IHSG
Geotermal untuk Masa Depan Energi Nasional, Namun Investasi Belum Menarik
ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:49 WIB

BRI Branch Office Radio Dalam Dorong Transaksi Cashless dengan Promo Cashback 30 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:47 WIB

Beri Kemudahan Bagi Masyarakat, PLN Hadirkan Promo Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:31 WIB

Menpar Dukung BRI Wellness Experience 2026 Perkuat Ekosistem Wellness Tourism Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:29 WIB

Restrukturisasi BUMN Karya untuk Perkuat Infrastruktur Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Perbanas: Konsistensi Pemerintah Jadi Penentu Optimisme Investor dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru