Perawatan dan Penataan Barang Bukti Perlu Dilakukan, Plt Wakil Jaksa Agung: Jangan Sampai Nilai Ekonomisnya Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PijarJakarta.Info – Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Jaksa Agung, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH, MH menekankan pentingnya dilakukan perawatan dan penataan barang bukti hasil sitaan dan rampasan negara agar tidak mengalami penurunan nilai ekonomisnya, khususnya terhadap kendaraan mewah seperti mobil.

“Perawatan yang baik diperlukan agar saat barang-barang tersebut dilelang, nilainya tetap stabil atau bahkan bisa meningkat. Terutama agar barang bukti seperti kendaraan roda empat yang tergolong bagus dan mewah tidak turun nilai ekonomisnya,” ujar Asep yang juga menjabat sebagai Ketua Persaja ini kepada pewarta di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan, kendaraan mewah tidak seharusnya dicampur dengan kendaraan lain dalam kondisi yang kurang baik. Penataannya pun idealnya meniru showroom mobil, di mana kendaraan dirawat, dibersihkan, dan dipanaskan secara rutin agar tetap layak saat dilelang.

Baca Juga :  PN Jakpus Raih Juara I Pelayanan Terpadu dan Keterbukaan Informasi Publik

Sejak pengelolaan Rupbasan dialihkan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kepada Kejaksaan RI, Asep menilai ada peningkatan efisiensi, terutama dalam hal penyimpanan barang bukti hasil sitaan dan rampasan negara. Pengalihan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 155 Tahun 2024 tentang Kementerian Hukum, khususnya Pasal 76 ayat (1), (2), dan (3).

Diketahui, sebanyak 64 unit Rupbasan yang sebelumnya berada di bawah Kemenkumham kini dikelola oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan. Namun, Asep mengaku belum dapat memastikan apakah jumlah tersebut sudah mencukupi secara nasional.

“Secara nasional saya belum tahu,”
Hal ini disampaikan Asep saat meninjau fasilitas Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Jakarta dan Gedung Barang Bukti Kejari Jakarta Utara bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) DKJ Dwi Antoro didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Utara, Syahrul Juaksha Subuki, pada Selasa 16 September 2025 lalu.

Baca Juga :  MA Perkuat Integritas Pejabat Eselon I Hingga Pengadilan Banding Melalui Implementasi SMAP

Gedung Barang Bukti Kejari Jakarta Utara yang berlokasi di Jalan Melati Nomor 123, Rawa Badak Selatan, Koja dibangun melalui dana program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Syariah Indonesia (BSI).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa pengelolaan benda sitaan dan barang rampasan berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, tertib, dan profesional.

Asep mengapresiasi kondisi perawatan barang bukti yang sudah cukup baik. Namun, ia menyebut masih ada ruang untuk perbaikan dari sisi penataan agar lebih teratur dan menarik.

“Cuma dalam penempatan barang-barang perlu ditata lagi supaya lebih bagus,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Asep juga sempat berdialog dan memberikan semangat kepada para pegawai Rupbasan yang sebelumnya merupakan pegawai Kemenkumham dan kini menjadi bagian dari Kejaksaan. (Acym)

Berita Terkait

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA
Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan
Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas
BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi
Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal
Penolakan Revitalisasi Tambak di Pantura, KOPAAAS: Audit Keuangan dan Aset WALHI
Sukses Gelar Lelang Serentak pada 365 Satker se-Indonesia, BPA Kejaksaan Pecahkan Rekor MURI
Kajati Sultra: Aset Daerah Harus Tertib, Aman dan Berkepastian Hukum

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:34 WIB

BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal

Berita Terbaru