Mensos Apresiasi Tagana Garda Terdepan Pemakaman Jenazah Covid-19

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2020 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA– Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara memberikan apresiasi atas peran Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam membantu pemerintah memerangi Covid 19, salah satu perannya adalah memakamkan jenazah.

“Tagana yang merupakan relawan sosial telah mendedikasikan dirinya untuk kemanusiaan, mereka bekerja tanpa pamrih, mereka bekerja tak kenal lelah, Tagana adalah Pahlawan Kemanusiaan”, ujar Juliari di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Disisi lain, Mensos juga memantau aktifitas anggota Tagana dari group WhastApp Tagana Indonesia, memberikan motivasi dan arahan terkait apa yang dilakukan oleh para Tagana.

“Saya monitor aktifitas mereka (Tagana), sejak awal Maret sampai sekarang sudah banyak hal yang mereka kerjakan untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemic Covid- 19,” ucapnya.

Juliari melihat, satu hal yang menjadi tugas yang selama ini belum pernah mereka kerjakan adalah menguburkan jenazah yang meninggal akibat Covid-19.

“Saya lihat di group ada foto – foto dan video aktifitas mereka sedang menguburkan jenazah di malam hari dengan penerangan lampu senter,” ungkapnya.

Disaat yang lain menghindari, namun Tagana harus berjibaku menguburkan jenazah yang meninggal akibat Covid-19. “Sungguh mulia tugas Tagana, tetap semangat dan terus bekerja untuk kemanusiaan,” tambah mantan anggota DPR dua periode itu.

Baca Juga :  Dosen FH UI Ingatkan Tahapan dan Risiko Proses Pemindahan Ibu Kota

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Andi Septianto Adinata melalui sambungan telepon membenarkan bahwa Tagana di Kabupaten Kapuas menjadi garda terdepan dalam penguburan jenazah Covid-19.

“Awalnya Tagana sebagai tim pendukung, namun Bupati Kapuas, Ben Brahim S. Bahat meminta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan selaku Gugus Tugas Covid19 agar Tagana ambil alih sebagai tim inti dalam penguburan jenazah,” jelas Andi.

Tugas Tagana, lanjut Andi menyolatkan jenazah, mengantar ke pemakaman sampai penutupan liang lahat, mereka dilengkapi dengan APD yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, PSC 119 Kapuas dan Rumah Sakit Kapuas.

Salah satu anggota Tagana Kabupaten Kapuas Muhammad Alian Noor yang menjadi Tim Penguburan mengungkapkan rasa senang karena bisa membantu korban Covid-19.

“Awalnya saya agak kawatir karena ditugasi menguburkan jenazah Covid 19, setelah terjun timbul rasa senang karena bisa membantu sesama yang orang lain tidak punya kesempatan seperti saya,” sebut Ali.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Pepen Nazaruddin menambahkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, per 9 Juni 2020, Tagana telah melakukan sebanyak 5.341 dengan 31 jenis kegiatan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan PM Kishida Bahas Peningkatan Kemitraan Indonesia-Jepang

“Tagana telah melakukan sosialisasi, edukasi, penyemprotan disinfektan, pembuatan kampung siaga Covid 19, dukungan psikososial, layanan dapur umum sampai pemakaman jenazah Covid 19, dan masih banyak lagi yang mereka kerjakan,” kata Pepen.

Ia menyebut, berbagai upaya yang telah dilakukan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) adalah distribusi makanan siap saji dan sembako sebanyak 300.000 paket untuk warga Jabodetabek.

“Tagana sebagai ujung tombak dalam penyiapan makanan siap saji dengan membuka dapur umum yang dipusatkan di Gedung Convensi Kalibata,” urainya.

Untuk menjaga keamanan personil Tagana dalam melaksanakan tugas, Direktorat PSKBA juga telah mendistribusikan APD sebanyak 108.930 Paket dan sarung tangan 24.000 Pcs.

“Kami juga telah mengirimkan cairan disinfektan 20.000 Liter dan alat semprot disinfektan 2.000 unit ke 34 Dinas Sosial Provinsi untuk didistribusikan ke seluruh Dinas Sosial Kabupaten/Kota,” papar Dirjen.

Sebagai upaya sosialisasi dan edukasi dalam pencegahan Covid-19, pihaknya juga telah menerbitkan buku Saku Edukasi Pencegahan Covid-19 sebanyak 35.400 eksemplar.

“Kami juga telah melakukan sosialisasi ke Dinas Sosial seluruh Indonesia untuk Pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sehingga Pemda bisa lebih mudah melakukan tugas penyiapan logistik,” pungkas Pepen.(ivan)

Berita Terkait

Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral
Inilah Salah Satu Sifat yang Dibenci Allah SWT
Akhlak Takut karna Allah Swt
MUI Dorong Para Dai Sampaikan Dakwah Secara Bijak
Pers Harus Beradaptasi di Tengah Disrupsi Teknologi
Longsor, Bima Arya Stop Pengerjaan TPT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 08:59 WIB

Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:39 WIB

Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran

Jumat, 4 April 2025 - 20:56 WIB

Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Senin, 24 Maret 2025 - 18:36 WIB

Inilah Salah Satu Sifat yang Dibenci Allah SWT

Jumat, 18 Oktober 2024 - 14:33 WIB

Akhlak Takut karna Allah Swt

Berita Terbaru

Berita

Kajari Jakpus Lantik Candra Sebagai Kasubbagbin

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:37 WIB