Menkes Meresmikan Panel Deteksi Cepat MRSA di RSUP M Djamil Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2024 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Meresmikan Panel Deteksi Cepat MRSA di RSUP M Djamil Padang

Menkes Meresmikan Panel Deteksi Cepat MRSA di RSUP M Djamil Padang

PIJARJAKARTA | RSUP dr M Djamil Padang telah meluncurkan inovasi terbaru mereka, yaitu panel deteksi cepat Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) berbasis molekuler. Alat deteksi cepat ini merupakan hasil kolaborasi antara RSUP dr M Djamil Padang, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dan mitra bisnis PT Crown Technologi Indonesia.

Panel deteksi cepat ini dirancang untuk mendeteksi MRSA, varian Staphylococcus aureus yang resisten terhadap antibiotik metisilin, dalam waktu singkat, hanya 3-4 jam dibandingkan dengan 3-5 hari sebelumnya. Tingkat akurasi hasil deteksinya mencapai 97,5 persen, dengan sensitivitas 95 persen dan spesifisitas 100 persen.

Baca Juga :  Presiden Resmikan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Kalimantan Timur

Menteri Kesehatan Budi G Sadikin menyatakan pentingnya keberadaan alat tes diagnosis cepat ini. Infeksi bakteri menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia, terutama bagi bayi yang paling rentan terhadap pneumonia dan diare, serta orang dewasa yang rentan terhadap sepsis.

Menkes Budi berharap alat tes berbasis molekuler ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan penyebaran bakteri yang resisten terhadap antibiotik.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik peluncuran panel deteksi cepat MRSA ini, sambil memberikan apresiasi kepada tim peneliti karena melibatkan putra-putri daerah Sumatera Barat dalam riset tersebut.

Baca Juga :  Kunker ke Kaltim, Jaksa Agung: Perkuat Komitmen Penegakan Hukum dan Prioritaskan Program Nasional

Gubernur Mahyeldi optimis bahwa inovasi kesehatan ini akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan sistem kesehatan di Sumatera Barat.

Direktur Utama RSUP dr M Djamil Padang, Dovy Djanas, menjelaskan bahwa resistensi antimikroba merupakan ancaman serius bagi kesehatan global dan nasional. Alat deteksi bakteri berbasis molekuler ini diharapkan dapat membantu identifikasi bakteri secara dini sehingga dokter dapat memberikan antibiotik yang tepat sesuai dengan penyakitnya. [ary]

Berita Terkait

Setorkan PNBP Rp9 Miliar Lebih, Kajati Sultra: Pemulihan Keuangan Negara Salah Satu Fokus Utama Kejaksaan
Bekali PPPJ Angkatan 83, Jaksa Agung: Integritas Sebagai Kesesuaian Antara Perkataan dan Tindakan
Peremajaan Armada Kapal Pelni, Harus Dapat Perhatian Khusus dari Pemerintahan Prabowo Gibran
Kupas Tantangan hingga Target Nasional, Ditjen Badilum Gelar FGD Keadilan Restoratif di Lampung
Magister Hukum UBK Gelar Reintegrasi Sosial dan Advokasi di Rutan Salemba
Lantik Kajari Madina dan Dua Koordinator, Kajati Sumut: Junjung Tinggi Integritas dengan Berpedoman pada Tri Krama Adhyaksa
Ambil Sumpah Advokat, Ketua PT Kaltara Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Pengadaan Mesin Pendukung di Kemenperin, Saksi Ahmad Soib: Tidak Pernah Ada
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:23 WIB

Setorkan PNBP Rp9 Miliar Lebih, Kajati Sultra: Pemulihan Keuangan Negara Salah Satu Fokus Utama Kejaksaan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:16 WIB

Bekali PPPJ Angkatan 83, Jaksa Agung: Integritas Sebagai Kesesuaian Antara Perkataan dan Tindakan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:15 WIB

Peremajaan Armada Kapal Pelni, Harus Dapat Perhatian Khusus dari Pemerintahan Prabowo Gibran

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:45 WIB

Kupas Tantangan hingga Target Nasional, Ditjen Badilum Gelar FGD Keadilan Restoratif di Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:44 WIB

Magister Hukum UBK Gelar Reintegrasi Sosial dan Advokasi di Rutan Salemba

Berita Terbaru

Hukam

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:23 WIB