Kejati DKI Jakarta Raih Penghargaan Predikat WBK dari Menpan RB

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 Desember 2020 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR | JAKARTA – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di anugrahi penghargaan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo.

Hal tersebut disampaikan Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/12/2020).

Nirwan mengatakan, penghargaan tersebut diberikan dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas menuju Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan tema Making Change, Making History melalui sarana virtual Zoom Meeting.

Sementara, Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin saat memberikan arahan secara virtual menyampaikan, Reformasi Birokrasi merupakan pilar visi Indonesia Maju, untuk itu Pemerintah mempercepat RB diseluruh Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah, keberhasilan ini sangat didukung melalui SDM unggul dan berintegritas sebagai agen perubahan guna menciptakan pemerintahan yang bersih pelayanan yang optimal, kapasitas yang handal dan akuntabel.

Ia juga menjelaskan bahwa, ukuran dari suatu integritas berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara adalah :
1. Kejujuran nilai dasar dan filosofi yang harus dimiliki dan diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas;
2. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tunjukkan komitmen untuk waktu didukung sikap moral dan tanggung jawab;
3. Kemampuan bekerjasama tingkatkan kerja kolaboratif dan profesionalisme untuk menghasilkan kinerja terbaik;
4. Pengabdian pada masyarakat bangsa dan negara berikan layanan yang terbaik utamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca Juga :  Otto Ajak Munas Bersama, Begini Respon dari Peradi Juniver dan Luhut

“Integritas lembaga harus dijaga dan diterapkan sebagai formula untuk mencegah terjadinya korupsi yang sangat merugikan negara karena mengakibatkan lambatnya pertumbuhan ekonomi menurunnya daya saing dan investasi meningkatnya kemiskinan dan ketimpangan pendapatan,” ujar Wapres.

Wapres menambahkan, bahwa tanpa integritas yang kuat, akan sulit untuk mengatasi tekanan ancaman dan kesempatan melakukan kecurangan dan pelanggaran.

“Kepada seluruh penyelenggara pelayanan publik, agar melakukan akselerasi dan perbaikan pelayanan publik secara berkelanjutan dan berkesinambungan,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Dr. Asri Agung Putra melalui Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kinerja Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sebelumnya termasuk para asisten yang telah bekerja keras sejak 3 tahun yang lalu untuk mewujudkan predikat WBK di Kejati DKI Jakarta.

“Poin yang terpenting dari Zona Integritas menuju WBK adalah merubah mindset (culture set) untuk membangun pola pikir dan budaya kerja baru dalam upaya mewujudkan peningkatan integritas dan kinerja birokrasi yang bebas dari korupsi,” katanya.

Baca Juga :  Warga Balikpapan Adukan Kutai Refinery Nusantara ke Bareskrim Polri

Masih kata dia bahwa, hari ini adalah merupakan deklarasi atau tonggak untuk menunjukkan bahwa, Kejati DKI Jakarta mampu mewujudkan WBK yang sudah tentu dalam perjalanannya kedepan akan jauh lebih berat dari sekarang.

“Kami meyakini lambat laun sikap untuk menumbuhkan semangat dan komitmen akan menjadi kebutuhan masing-masing individu pegawai khususnya di Kejati DKI Jakarta,”  lanjutnya.

“Untuk meraih predikat WBK ini memanglah tidak mudah dan dibutuhkan kerja keras kemauan untuk berubah demi institusi, niat yang tulus, jujur dan ikhlas,” imbuhnya.

Irwan menerangkan bahwa, dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Zona Integritas menuju Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ada 50 Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kejaksaan Agung yang menerima penganugrahan terdiri dari Unit Kerja Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM), 6 (enam) unit Kejaksaan Tinggi dan 43 unit kerja Kejaksaan Negeri.

“Di unit kerja Kejaksaan Negeri Jakarta Barat juga berhasil meraih predikat WBK,” tutupnya.

Berita Terkait

Implementasi Pengakuan Bersalah, Ketum PERSAJA: Penyelesaian Perkara Pidana Menjadi Lebih Efisien
Rugikan Negara Rp14,3 Triliun, Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO Sebagai POME
Sidang Korupsi Chromebook, Terungkap Fakta Monopoli dan Ketidakwajaran Harga
KPK OTT Aparatur PN Depok, Begini Respon MA
Meneguhkan Integritas MA dalam Menjaga Marwah Peradilan
Sidang Korupsi Pertamina, JPU Bongkar Praktik Persekongkolan Melalui Barang Bukti Percakapan Elektronik
Sidang Korupsi Chromebook, Terungkap Pengaturan Pengadaan dan Kesepakatan Co-Investment Sebesar 30 Persen
Kejagung Tindaklanjuti Laporan Dugaan Gratifikasi Oknum Staf Ahli Kemenkeu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:43 WIB

Implementasi Pengakuan Bersalah, Ketum PERSAJA: Penyelesaian Perkara Pidana Menjadi Lebih Efisien

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:02 WIB

Rugikan Negara Rp14,3 Triliun, Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO Sebagai POME

Senin, 9 Februari 2026 - 21:05 WIB

Sidang Korupsi Chromebook, Terungkap Fakta Monopoli dan Ketidakwajaran Harga

Senin, 9 Februari 2026 - 21:02 WIB

KPK OTT Aparatur PN Depok, Begini Respon MA

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:04 WIB

Meneguhkan Integritas MA dalam Menjaga Marwah Peradilan

Berita Terbaru

Berita

Kajari Jakpus Lantik Candra Sebagai Kasubbagbin

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:37 WIB