Gelombang Aksi Demonstrasi Di Kantor Kejaksaan Agung, Meminta Tersangka Kasus Korupsi Fa Dihukum Seberat – Beratnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pijarjakarta.info – Gelombang aksi demonstrasi terjadi didepan Kantor Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Aksi – aksi demonstrasi tersebut didasari pada kasus korupsi dan pencucian uang yang dilakukan oleh mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Aksi – aksi tersebut berdasarkan pantauan berasal dari hamper seluruh lapisan masyarakat, dari ormas hingga mahasiswa. Febrie sendiri ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dan TPPU batubara yang mengakibatkan blackoutnya Pulau Sumatera setelah lokasi usaha dan rumahnya digeledah oleh Kepolisian.

Pada beberapa waktu belakang, Tim penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya menyita uang tunai, mata uang asing, dan emas batangan dengan total nilai lebih dari Rp 540 miliar dalam rangkaian penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Barang bukti tersebut ditemukan dari sejumlah lokasi penggeledahan di Jakarta Selatan hingga sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam penggeledahan di Kafe de’Clan Signature, Jakarta Selatan, penyidik mengamankan uang tunai dalam berbagai mata uang asing dan rupiah dengan nilai hampir Rp 60 miliar.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Berkah, DYK MA Salurkan 1.675 Paket Sembako Murah

Dan pada 11 Juli lalu Polri resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), sebagai tersangka. Penetapan status tersangka ini terkait dugaan korupsi tata kelola batu bara PLTU, PT Asabri, PT Krakatau Steel, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca Juga :  Kunker Virtual Jelang Idul Fitri 1447 H, Jaksa Agung: Gunakan Asas Dominus Litis Secara Profesional dan Akuntabel

Massa – massa aksi demonstrasi tersebut menuntut untuk kasus korupsi yang dilakukan oleh Febrie Adriansyah dilakukan setransparan dan seadil mungkin karena kerugian yang dialami masyarakat terutama masyarakat di Sumatera sangat besar.

Berita Terkait

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA
Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan
Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas
BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi
Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal
Penolakan Revitalisasi Tambak di Pantura, KOPAAAS: Audit Keuangan dan Aset WALHI
Sukses Gelar Lelang Serentak pada 365 Satker se-Indonesia, BPA Kejaksaan Pecahkan Rekor MURI
Kajati Sultra: Aset Daerah Harus Tertib, Aman dan Berkepastian Hukum

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:34 WIB

BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal

Berita Terbaru