Cuaca Sedang Baik, Penyeberangan Merak-Bakauheni Berjalan Aman dan Lancar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pijarjakarta.info – Pergantian tahun menjadi periode krusial bagi konektivitas antarpulau, khususnya bagi transportasi penyebaran di Pelabuhan Merak menuju Bakauheni ataupun sebaliknya.

Memasuki awal Tahun Baru 2026, PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberang (ASDP) Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan Jawa–Sumatera tetap berjalan normal, aman, dan lancar, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pascalibur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta kondisi cuaca yang relatif bersahabat atau sedang dalam kondisi baik.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa hingga Kamis sore 1 Januari 2026 operasional Pelabuhan Merak masih berada dalam kendali.

“Layanan penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera terpantau aman dan lancar. Kondisi cuaca juga mendukung aktivitas pelayaran di awal Tahun Baru 2026,” kata Heru dalam keterang pers tertulisnya yang diterima Redaksi Pijarjakarta.info, Jumat (2/1/2026).

Menurut Heru, kesiapsiagaan armada dan petugas menjadi kunci utama agar arus penyeberangan tetap tertata.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di kawasan Pelabuhan Merak pada Kamis (1/1) terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 11 knot ke arah Barat Daya.

Jarak pandang mencapai hingga 10 kilometer dan diperkirakan bertahan hingga tengah malam.

Secara umum, situasi tersebut masih dinilai aman untuk mendukung operasional penyeberangan ferry lintas Jawa–Sumatera.

Baca Juga :  Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak

Meski demikian lanjut Heru, ASDP tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dan mengimbau pengguna jasa untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga Maret mendatang.

Ia juga menjelaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dan pemantauan cuaca bersama BMKG kami lakukan secara berkelanjutan.

“Apabila terjadi cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal berlayar, jadwal keberangkatan akan disesuaikan,” tegas Heru.

BMKG juga mengingatkan potensi curah hujan di wilayah Banten dan Lampung yang diperkirakan berada pada kategori menengah, yakni 50–150 mm per dasarian

Informasi ini menjadi dasar bagi ASDP untuk memperkuat langkah antisipatif, imbuhnya, mulai dari pengaturan jadwal operasional, kesiapan kapal, hingga penempatan personel di lapangan demi menjaga keselamatan pelayaran.

“Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam pada periode 31 Desember pukul 00.00 hingga 23.59 WIB atau H+6, tercatat sebanyak 115 trip beroperasi,” ucapsnya.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 29.397 orang, turun 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 32.784 orang

Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 3.472 unit atau turun 3,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 3.590 unit

Sementara itu, total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H+6 mencapai 6.868 unit, turun 21,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.712 unit

Baca Juga :  PELNI Hadirkan Diskon Tiket Kapal Penumpang Libur Naratu di Kelas Ekonomi

Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera tercatat 619.808 orang atau naik 3,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 600.463 orang

Total kendaraan yang menyeberang pada periode tersebut tercatat 137.203 unit atau turun 6,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 146.499 unit.

GM ASDP Cabang Merak, Umar Imran Batubara, menuturkan bahwa meskipun terjadi peningkatan arus, kapasitas pelabuhan dan kapal masih sangat memadai.

Pelabuhan Merak memiliki kapasitas hingga 6.919 unit kendaraan kecil, ujar Heru seraya melanjutkan, sementara kapasitas angkut kapal per hari dapat mencapai 31.986 unit kendaraan kecil

“Dengan dukungan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan tetap mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara aman, tertib, dan nyaman,” tandasnya

Dengan kesiapan operasional, pemantauan cuaca yang berkelanjutan, serta sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran penyeberangan di awal tahun.

Di tengah dinamika mobilitas nasional, pelabuhan tetap menjadi simpul kepercayaan publik-menghubungkan perjalanan dengan rasa aman dan kepastian layanan. (Acym)

Berita Terkait

Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa
BP BUMN Dukung Roadmap KAI untuk Transportasi Inklusif
Konflik Dualisme PBB Memanas, Gugatan ke PTUN Jadi Ujian Konstitusional Partai
Ketahanan Energi Nasional Rapuh, ReforMiner Tekankan Pentingnya EBT
Bertemu Dubes China, Mendes Yandri Targetkan Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal di Indonesia
Bertemu Macron, Prabowo Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan hingga Ekonomi Kreatif
Wamendagri : Penyusunan Anggaran Daerah Harus Selaras dengan RKPD
ICC Immersion Buka Jejaring Internasional Pegiat Ekraf Indonesia-Prancis
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:36 WIB

Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21 WIB

BP BUMN Dukung Roadmap KAI untuk Transportasi Inklusif

Senin, 4 Mei 2026 - 20:45 WIB

Konflik Dualisme PBB Memanas, Gugatan ke PTUN Jadi Ujian Konstitusional Partai

Jumat, 24 April 2026 - 14:32 WIB

Ketahanan Energi Nasional Rapuh, ReforMiner Tekankan Pentingnya EBT

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WIB

Bertemu Dubes China, Mendes Yandri Targetkan Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal di Indonesia

Berita Terbaru