Khofifah Raih Penghargaan dari PWNU Jatim

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Februari 2024 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Raih Penghargaan dari PWNU Jatim

Khofifah Raih Penghargaan dari PWNU Jatim

PIJARJAKARTA | Alhamdulillah. Sehari usai purna tugas sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, saya menerima penghargaan dari PWNU Jatim sebagai Governor of East Java with Best Devotion.

Hal tersebut disampaikan Khofifah Indar Parawansa melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Kamis (15/2/2024).

Khofifah mengatakan, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz kepada saya saat acara Tasyakuran dan Konsolidasi Organisasi dalam rangka Harlah NU ke-101 di Kantor PWNU Jatim, Selasa (13/2/2024).

Disebutkan Khofifah, penghargaan ini diberikan karena selama menjabat sebagai Gubernur Jatim periode 2019-2024, kami dianggap telah memberikan pengabdian terbaik (best devotion). Tidak hanya bagi kemajuan Bangsa, Negara, Provinsi dan masyarakat Jatim, tapi juga kepada nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga :  Perwakilan Unsur Peradilan Hadiri Diskusi Publik RUU HPI di Jawa Barat

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi,” ujar Khofifah.

Kata Khofifah, penghargaan ini menjadi penguat bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan dilindungi, terutama oleh organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Khofifah, NU memiliki kekuatan luar biasa melalui jejaring yang dimiliki untuk bisa memberikan perlindungan kemanusiaan khususnya untuk memperjuangkan melalui penguatan bagi pihak-pihak yang stateless atau tidak memiliki kewarganegaraan. Salah satunya kelompok etnis Rohingya yang saat ini mengalami penolakan di banyak negara.

Moderasi dan toleransi dunia saat ini butuh role model. Sebagai contoh kaum Sunni seperti etnis Rohingya. Mereka stateless, tidak punya kewarganegaraan karena terdesak dari negaranya dan saat ini mendapat penolakan di sejumlah negara.

Baca Juga :  Presiden Minta Kejaksaan Tingkatkan Kepercayaan Publik Melalui Transformasi Komprehensif

Khofifah menuturkan, penguatan NU untuk bisa membangun jejaring salah satunya dengan PBB dalam hal ini UNHCR. Kekuatan besar NU adalah payung dari sangat banyak kelompok Islam moderat. Jikalau ini bisa jadi plan of action dalam Harlah ke-101, kata Khofifah maka akan jadi bagian penguatan NU yang lebih signifikan dan terukur secara internasional.

Di Indonesia sendiri, pengungsi Rohingya ada di beberapa daerah seperti Aceh, Medan (Sumut), termasuk di Jatim yakni di Puspa Agro, Sidoarjo. Gelombang penolakan terhadap kelompok ini terus berdatangan.

Saatnya NU memberikan perlindungan kepada mereka melalui diplomasi internasional sinergi dengan berbagai elemen lain,” demikian tutup Khofifah. [ary]

Berita Terkait

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA
Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan
Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas
BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi
Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal
Penolakan Revitalisasi Tambak di Pantura, KOPAAAS: Audit Keuangan dan Aset WALHI
Sukses Gelar Lelang Serentak pada 365 Satker se-Indonesia, BPA Kejaksaan Pecahkan Rekor MURI
Kajati Sultra: Aset Daerah Harus Tertib, Aman dan Berkepastian Hukum

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Berkas Perkara Telah Terkirim Namun Nomor Registrasi Belum Terbit, Begini Penjelasan MA

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Dirjen Badilum Pantau Tingkat Disiplin dan Kinerja Aparatur Peradilan

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat” Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Pelaksanaan Tugas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:34 WIB

BPA Kejaksaan RI Hadir dalam Pertemuan ke-11 ARIN AP di New Delhi

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Lantik Tiga Kajari, Kajati DKJ: Lanjutkan Program Kerja yang Telah Berjalan Optimal

Berita Terbaru