Bappenas Merespon Strategi Perubahan Iklim Pasca Pandemi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2020 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIJAR|JAKARTA- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Suharso Monoarfa merespon masalah sampah dan karbon pasca pandemi ini harus ditangani dengan benar dan perlu strategi guna mewujudkan pembangunan produktif dan aman.

Strategi pemerintah dalam merespon perubahan iklim ini disampaikan dalam acara Webinar Undip SDGs Series 2020 bertema “Pengaruh Pandemi COVID-19 dan Era New Normal pada Agenda Proyek Perubahan lklim Nasional”.

“Perlu ada strategi untuk pemulihan kelestarian lingkungan yang lebih baik melalui pembangunan rendah karbon agar pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkakan ketangguhan di masa mendatang,” ujar Suharso saat menyampaikan materi webinar, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga :  Konflik Kepentingan, Anwar Usman Diminta Mundur

Ia menjelaskan, pemulihan dalam Tatanan Kehidupan Baru akan dilakukan melalui Build-Back Better. Nantinya, stimulus ekonomi digunakan untuk membangun perekonomian hijau. Model bisnis yang diciptakan berorientasi pada model bisnis rendah karbon/emisi dan berkelanjutan.

“Dengan model bisnis ini diharapkan akan terjadi transisi pola business as usual yang tinggi emisi ke pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon,” kata Suharso.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: Selamat Hari Ibu

Selain itu, Bappenas juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan adaptive respon terhadap pandemik Covid-19 sebagai bagian dalam mendukung transformasi sosial ekonomi, dan pelestarian lingkungan serta menyambut baik apabila perguruan tinggi melakukan kajian dampak Covid-19 terhadap perubahan iklim.

”Kami menyambut baik, seluruh potensi akademis seperti Perguruan Tinggi untuk melakukan kajian dampak Covid-19 terhadap penanganan perubahan iklim sebagai masukkan untuk kebijakan pemerintah kedepannya,” tulis Suharso.(ivan)

Berita Terkait

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini
MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia
Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling
Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure
Tingkatkan Sinergitas Antara Lembaga Penegak Hukum, Kejagung Gelar Tenis Meja Persahabatan dengan KPK
Jalin Kolaborasi Strategis Bagi Para Pelaku Industri Produk Bayi dan Mainan Anak, IBTE 2025 Gelar Pameran di JIExpo Kemayoran
Catatan Redaksi: Potret Buram Penegakan Hukum Indonesia Berdasarkan Kasus Viral

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Kamis, 10 September 2026 - 15:28 WIB

MEGAPAD 2 dan SE 2 Jadi Senjata Baru TECNO Menggarap Pasar Tablet Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:56 WIB

Higgs Games Island Ajak Penggemar Berinteraksi Langsung dengan Luís Figo Melalui Kompetisi Juggling

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:44 WIB

Kembangkan Kompetensi Diri, Riki Handoyo ASN Non Jaksa Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:07 WIB

Penurunan Omzet Penjualan adalah Business Risk bukan Force Majeure

Berita Terbaru