Hadapi Kemarau Panjang 2026, Menteri PU Pastikan Kesiapan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pijarjakarta.info – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan kesiapan pasokan air irigasi dari Waduk Gajah Mungkur untuk mengantisipasi musim kemarau 2026 yang diperkirakan datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung hingga Desember 2026. Karena itu, Kementerian PU menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan air, khususnya bagi sektor pertanian.

“Waduk ini harus tetap mampu menyuplai kebutuhan air, terutama untuk irigasi pertanian. Insyaallah aman, kita siapkan berbagai langkah agar kebutuhan air tetap terpenuhi hingga musim kemarau berakhir,” kata Menteri Dody dalam keterang pers tertulisnya, Selasa (7/4/2026).

Saat ini, Waduk Gajah Mungkur dimanfaatkan untuk mengairi sekitar 25.000 hektare lahan pertanian melalui jaringan irigasi Colo Barat dan Colo Timur. Volume air yang tersedia mencapai sekitar 340 juta meter kubik, dengan tampungan efektif sekitar 260 juta meter kubik.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Untuk menjaga keberlanjutan fungsi waduk, Kementerian PU melakukan berbagai upaya pengendalian sedimentasi guna memperpanjang usia layanan bendungan. Salah satunya dengan mengoperasikan empat kapal keruk untuk mengurangi endapan sedimen di dalam waduk.

“Pengerukan dilakukan secara rutin. Selain itu, kita juga memasang sejumlah sistem seperti closure dike untuk menahan sedimen sebelum masuk ke waduk. Ada beberapa metode yang kita lakukan agar usia layanan bendungan bisa terus bertambah,” ujar Menteri Dody.

Saat ini telah dibangun tiga unit closure dike yang berfungsi menahan sedimen dari aliran Sungai Keduang sebelum masuk ke waduk, sehingga mengurangi laju pendangkalan.

Selain itu, upaya konservasi juga dilakukan di wilayah hulu melalui penanaman pohon oleh Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama masyarakat guna memperbaiki kondisi daerah tangkapan air.

Baca Juga :  Uji Materi UU Pers, Iwakum: Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Wartawan

“Hulu yang rusak menjadi salah satu penyebab utama sedimentasi. Karena itu, kita ajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan agar yang masuk ke waduk lebih banyak air dibandingkan sedimen,” tutur Menteri Dody.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan serta memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian untuk menjaga produktivitas pertanian nasional.

Melalui pengelolaan waduk yang terpadu, Kementerian PU optimistis Waduk Gajah Mungkur tetap andal dalam mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air nasional, khususnya di tengah tantangan kemarau panjang dan perubahan iklim. (Acym)

Berita Terkait

Kapolri Suyudi: Lakukan Konsolidasi Internal dan Evaluasi Berbagai Program yang Telah Berjalan
Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat Jabat Wakapolri
Mahkamah Agung RI Utus Dua Hakim Hadiri Acara China Forum on International Legal Cooperation 2026
Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi
Mendes Dorong Pengembangan Wisata di Lampung yang Terintegrasi dan Ruang Menarik Bagi Pengunjung
Yandri Susanto Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan Melalui SKB 3 Menteri
Kejagung Terima Penyerahan Kerugian Negara Rp1 Triliun dari PT PSMI
Kecam Tindakan Intimidasi Terhadap Pers, Ratusan Jurnalis Geruduk PERADI Tower

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kapolri Suyudi: Lakukan Konsolidasi Internal dan Evaluasi Berbagai Program yang Telah Berjalan

Senin, 28 September 2026 - 13:34 WIB

Mahkamah Agung RI Utus Dua Hakim Hadiri Acara China Forum on International Legal Cooperation 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 20:48 WIB

Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi

Rabu, 16 September 2026 - 21:20 WIB

Mendes Dorong Pengembangan Wisata di Lampung yang Terintegrasi dan Ruang Menarik Bagi Pengunjung

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Yandri Susanto Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan Melalui SKB 3 Menteri

Berita Terbaru